Sembilan Kader PKK Bali Peraih Adhi Bhakti Pratama Dihadiahi Emas 5 Gram dan Rp10 Juta
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Sebanyak sembilan kader Tim Penggerak (TP) PKK dari kabupaten/kota se-Bali menerima Penghargaan Adhi Bhakti Pratama pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menggerakkan program PKK, masing-masing penerima memperoleh logam mulia atau emas seberat 5 gram, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebesar Rp10 juta.
Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan HKG PKK ke-54 yang berlangsung di Panggung Terbuka Ardha Candra, Denpasar, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Koster, jajaran pengurus TP PKK kabupaten/kota, kepala perangkat daerah, serta ribuan kader PKK dari seluruh Bali.
Dalam laporan panitia disebutkan, Penghargaan Adhi Bhakti Pratama diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada kader PKK yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian luar biasa dalam menggerakkan program-program PKK di daerah masing-masing.
Penetapan penerima penghargaan dilakukan melalui proses verifikasi administrasi dan penilaian secara objektif. Tahun ini, penghargaan diberikan kepada sembilan kader yang masing-masing mewakili satu kabupaten/kota di Bali.
Kesembilan penerima penghargaan tersebut yakni Nyoman Elmi Suryadi dari TP PKK Kabupaten Buleleng, Ni Komang Asrini dari TP PKK Kabupaten Jembrana, Ni Made Sudarmiase dari TP PKK Kabupaten Tabanan, Ni Wayan Kencanawati dari TP PKK Kabupaten Badung.
Lalu, Ni Ketut Karmini dari TP PKK Kota Denpasar, R.A.A. Sri Chahyamini dari TP PKK Kabupaten Gianyar, Ni Wayan Sri Diasih dari TP PKK Kabupaten Bangli, Anak Agung Mayun Putri dari TP PKK Kabupaten Klungkung, serta Ni Luh Suci Komulyati dari TP PKK Kabupaten Karangasem.
Selain pemberian penghargaan Adhi Bhakti Pratama, rangkaian HKG PKK ke-54 juga diisi dengan Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Lomba Memasak Menu Pangan Lokal Nonberas dan Olahan Ikan, serta Lomba Paduan Suara yang melibatkan siswa-siswi SMA dan SMK se-Bali.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi kinerja Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali yang dinilai berhasil menjalankan berbagai program yang menyentuh masyarakat di tingkat desa.
Menurutnya, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Bali telah berjalan dengan baik berkat sinergi TP PKK Provinsi bersama TP PKK kabupaten/kota hingga desa.
“Sayamelihat langsung dan merasakan langsung manfaat program TP PKK adalah masyarakat. Sepuluh Program Pokok PKK di Provinsi Bali sudah dijalankan dengan sangat baik,” ujar Koster.
Salah satu program yang mendapat perhatian khusus gubernur adalah gerakan pelestarian lingkungan melalui Gerakan Kulkul PKK.
Menurut Koster, peran aktif Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Koster yang turun langsung ke seluruh 57 kecamatan menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.
Koster menyebut capaian pemilahan sampah di Bali menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.
Selain isu lingkungan, Koster menilai berbagai kegiatan sosial TP PKK, seperti program Berbakti dan Berbagi serta Berbelanja dan Berbagi, telah membantu masyarakat kurang mampu sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas harga melalui penyelenggaraan pasar murah.
“Program-program yang dijalankan benar-benar efektif, tepat sasaran, membantu masyarakat, sekaligus mendukung pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi,” katanya.
Menurut Koster, kekuatan TP PKK terletak pada soliditas organisasi yang mampu menggerakkan program mulai dari tingkat provinsi hingga desa. Kondisi tersebut dinilai mempercepat implementasi visi pembangunan Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Ia pun meminta seluruh kepala daerah di Bali memberikan dukungan penuh terhadap program TP PKK, Posyandu, maupun Dekranasda. Menurutnya, keberhasilan organisasi-organisasi tersebut merupakan bagian dari keberhasilan pemerintah daerah.
“Keberhasilan TP PKK juga merupakan keberhasilan Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/kota. Karena itu sudah sepatutnya mendapat dukungan penuh,” ujarnya.
Reporter: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan