Menkes RI Hadiri Promosi Doktor di Unud, Gubernur Koster Dorong Penguatan SIM-DINKES untuk Transformasi Layanan Kesehatan Bali
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mendampingi Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Biomedis, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud), yang dijalani dr. Bagus Padma Puspita, Sp.PD, MARS, FINASIM, di Kampus Unud, Denpasar, Jumat (17/7/2026).
Promovendus mengangkat disertasi berjudul “Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Dinas Kesehatan (SIM-DINKES) dalam Mendukung Transformasi Digital Layanan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Badung”. Penelitian tersebut diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat digitalisasi pelayanan kesehatan di Bali, khususnya di Kabupaten Badung.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan harapannya agar hasil penelitian tersebut tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Saya berharap hasil disertasi ini dapat diimplementasikan sehingga mampu mendukung transformasi digital layanan kesehatan dan memberikan manfaat langsung bagi seluruh masyarakat Bali, khususnya Kabupaten Badung. Sistem ini juga diharapkan membantu upaya pencegahan serta penanganan ancaman penyakit rabies,” ujar Budi Gunadi Sadikin.
Sementara itu, Gubernur Wayan Koster memberikan sejumlah masukan terhadap hasil penelitian yang dipaparkan promovendus. Menurutnya, sebuah disertasi doktoral harus mampu menghadirkan temuan ilmiah yang memberikan nilai tambah bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pelayanan publik.
“Disertasi ini perlu lebih menonjolkan temuan mengenai kelebihan dan kelemahan pengembangan SIM-DINKES, sehingga menghasilkan inovasi baru yang dapat memperkaya pengembangan sistem informasi pelayanan kesehatan yang berkualitas,” kata Koster.
Ia menilai, penguatan sistem informasi kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pelayanan kesehatan yang semakin efektif, terintegrasi, dan berbasis data. Karena itu, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan kesehatan, tidak hanya di Badung tetapi juga di seluruh Bali.
Sidang terbuka tersebut turut dihadiri Bupati Badung, Ketua DPRD Badung, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Rektor Universitas Udayana, serta tim promotor yang dipimpin Prof. dr. I Made Ady Wirawan, S.Ked., MPH., Ph.D., Sp.KKLP, bersama jajaran kopromotor dan anggota promotor dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Tinggalkan Balasan