DIKSIMERDEKA.COM, KEROBOKAN – Transformasi program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan kini semakin diarahkan pada penguatan produktivitas dan kemandirian ekonomi warga binaan pasca-bebas.

Upaya ini sejalan dengan poin ke-10 dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 terkait pemasaran produk hasil karya warga binaan melalui koperasi dan UMKM.

Melalui berbagai program pelatihan dan wadah kreativitas, Lapas Kerobokan terus mengoptimalkan potensi warga binaan dengan pendekatan pembinaan yang humanis sekaligus memperkuat fungsi pemasyarakatan dalam mencetak individu yang produktif dan berdaya saing.

Baca juga :  Komitmen Lapas Kerobokan Bersinar, Petugas ‘Bersih-Bersih’ Blok Hunian

Produk unggulan hasil karya warga binaan turut dipamerkan dalam rangkaian The Colombo Plan Drug Advisory Programme (DAP) National Secretariat’s Meeting yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Rabu (29/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, berbagai produk karya warga binaan ditampilkan, mulai dari kerajinan berbahan koran bekas, kaos, hingga dupa aromaterapi yang disebut memiliki kualitas ekspor.

Baca juga :  Deputi Kemenko Kumham Tinjau Program Ketahanan Pangan Lapas Kerobokan

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, yang hadir langsung pada kegiatan tersebut, memberikan apresiasi terhadap hasil karya warga binaan Lapas Kerobokan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, mengatakan pameran tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa warga binaan tetap memiliki ruang untuk berkembang dan berkarya.

“Pameran ini menjadi momentum bagi kami untuk menunjukkan bahwa di balik jeruji, kreativitas tidak pernah mati. Kami berkomitmen memberikan bekal keterampilan nyata bagi warga binaan sebagai modal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Hudi.

Baca juga :  Lapas Kerobokan Gelar Peringatan Hari Lahir Pancasila

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, turut mengapresiasi partisipasi Lapas Kerobokan dalam forum tersebut sebagai bentuk nyata keberhasilan program pembinaan.

Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga penguatan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Editor: Agus Pebriana