DIKSIMERDEKA.COM WASHINGTON DC Skandal Melania Trump dan pedofil sekaligus terpidana kasus kejahatan seksual, Jeffrey Epstein kembali jadi sorotan. Ibu Negara Amerika Serikat itu secara tegas membantah memiliki hubungan dengan mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein, maupun rekannya, Ghislaine Maxwell di depan media, Jumat 10/4/2026 .

Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Melania menegaskan tidak pernah memiliki kedekatan dengan Epstein.

“Saya tidak pernah berteman dengan Epstein. Saya bukan korban Epstein. Epstein tidak pernah memperkenalkan saya kepada Donald Trump,” tegasnyaseperti yang dilansirThe Guardian.


Akui Pernah Satu Lingkaran Sosial

Meski membantah hubungan pribadi, Melania mengakui pernah berada dalam lingkungan sosial yang sama.

Ia menyebut dirinya dan Donald Trump sesekali menghadiri acara yang juga dihadiri Epstein.

Baca juga :  Adik Raja Inggris Diciduk Polisi! King Charles Tegas: Hukum Harus Jalan, Tak Ada Yang Kebal Meski Bangsawan

Menurutnya, hal itu wajar terjadi di kota besar seperti New York dan Palm Beach.


Bantah Soal Email

Melania juga menanggapi soal email yang diduga pernah dikirim kepada Ghislaine Maxwell.

Ia menegaskan komunikasi tersebut tidak memiliki makna khusus.

“Balasan email saya kepada Maxwell tidak bisa dianggap lebih dari sekadar komunikasi biasa,” ujarnya.

Ia bahkan menambahkan bahwa pesan tersebut hanyalah catatan singkat yang sopan dan tidak memiliki arti penting.


📅 Pertemuan Pertama

Melania menjelaskan bahwa dirinya pertama kali bertemu Epstein pada tahun 2000 dalam sebuah pesta bersama suaminya.

“Saya tidak pernah mengenal Epstein sebelumnya dan tidak mengetahui aktivitas kriminalnya,” katanya.

Ia juga memperingatkan publik agar tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial.

Baca juga :  Dihantam Mahkamah Agung, Trump Ngamuk! Teken Tarif Global 10 Persen, 6 Hakim Dicap Aib Bangsa

“Banyak gambar dan pernyataan palsu tentang saya dan Epstein yang beredar selama bertahun-tahun. Hati-hati dengan apa yang Anda percayai,” ujarnya.


📧 Fakta Email Terungkap

Dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman AS memang memuat satu percakapan email yang diduga melibatkan Melania dan Maxwell.

Namun identitas pengirim dan penerima tidak sepenuhnya jelas karena telah disamarkan.

Dalam email tersebut, pengirim menyebut adanya artikel tentang Epstein dan menanyakan kabar penerima.

Balasan dari Maxwell juga menunjukkan komunikasi yang singkat dan tidak substansial.


⚖️ Desak Sidang Terbuka

Di akhir pernyataannya, Melania justru meminta Kongres menggelar sidang terbuka.

Ia ingin para korban Epstein bisa memberikan kesaksian secara langsung di hadapan publik.

Baca juga :  Trump Janji Buka File UFO Pentagon, Obama Ikut Diseret

Seorang anggota Kongres dari California, Robert Garcia, menyambut baik usulan tersebut.

“Kami setuju dengan seruan Ibu Negara Melania Trump untuk menggelar sidang publik dengan para penyintas Jeffrey Epstein,” ujarnya.

Ia juga mendesak agar sidang segera dijadwalkan.


Pernyataan Melania menunjukkan upaya menjaga reputasi di tengah kembali mencuatnya kasus Epstein. Meski tidak ada bukti kuat keterlibatan langsung, keterkaitan dalam lingkaran sosial tetap menjadi sorotan publik.Isu ini juga berpotensi membuka kembali luka lama terkait kasus besar yang melibatkan banyak tokoh elit.


Melania Trump menegaskan tidak memiliki hubungan dengan Epstein. Namun, polemik ini menunjukkan bahwa bayang-bayang kasus Epstein masih belum sepenuhnya hilang dari panggung politik Amerika.