Puncak Arus Balik Lebaran, Menhub Batasi Truk Besar demi Hindari Macet Parah
DIKSIMERDEKA.COM JAKARTA – Gelombang arus balik mulai terlihat. Pemerintah pun bersiap menghadapi lonjakan besar. Arus balik Lebaran 2026 diprediksi mencapai puncaknya mulai Selasa (24/03/2026).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi langsung angkat suara. Ia mengingatkan pelaku usaha logistik untuk tidak abai terhadap aturan pembatasan operasional kendaraan berat.
🚧 Puncak Arus Balik Diprediksi Bergelombang
Pemerintah memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam beberapa gelombang, yakni pada 24, 25, dan 27 Maret.
Karena itu, langkah antisipasi langsung diperketat. Salah satunya melalui pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.
Dalam aturan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB), kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih dibatasi operasionalnya sejak 13 hingga 29 Maret 2026.
🚛 Truk Besar Wajib Tahan Operasi
Menhub Dudy menegaskan, kebijakan ini bukan tanpa alasan. Pembatasan tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Menghadapi arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi dalam beberapa gelombang, kami menyerukan para pengusaha angkutan logistik tetap mematuhi ketentuan pembatasan operasional kendaraan,” tegasnya.
Dengan demikian, pergerakan kendaraan pribadi dan angkutan penumpang dapat berjalan lebih lancar di tengah lonjakan trafik.
🤝 Sinergi Jadi Kunci Kelancaran
Lebih lanjut, Menhub menilai kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban selama arus balik.
Ia juga mengapresiasi para pelaku usaha logistik yang telah disiplin menjalankan kebijakan tersebut. Selain itu, peran Kepolisian RI dalam pengawasan di lapangan juga dinilai sangat krusial.
“Sinergi yang baik ini sangat penting untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan masyarakat,” ujar Dudy.
🛣️ Pemudik Diminta Atur Waktu Perjalanan
Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak melakukan perjalanan secara bersamaan di waktu puncak.
Karena itu, pemudik diimbau untuk mengatur waktu keberangkatan dengan lebih fleksibel agar kepadatan bisa terurai.
Selain itu, pengguna jalan juga diminta tetap mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
⚠️ Keselamatan Jadi Prioritas
Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama periode arus balik Lebaran 2026.
Pemantauan terus dilakukan di berbagai simpul transportasi. Evaluasi pun dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
“Harapannya, masyarakat mengikuti arahan petugas agar perjalanan berlangsung aman, tertib, dan selamat,” tutup Menhub.

Tinggalkan Balasan