Faktor Penyebab Kantuk


DIKSIMERDEKA.COM JAKARTA – Musim mudik identik dengan perjalanan panjang yang melelahkan. Bagi pengemudi, menjaga stamina dan konsentrasi menjadi hal yang sangat penting agar perjalanan tetap aman.

Salah satu cara penting untuk mencegah kantuk di jalan adalah memperhatikan pola makan sebelum dan selama perjalanan.

Ahli Gizi Masyarakat IPB University, Dr dr Karina Rahmadia Ekawidyani, mengungkapkan ada tiga faktor utama yang membuat seseorang mudah mengantuk saat mudik.

Kurang Tidur Jadi Penyebab Utama

Faktor pertama adalah kurangnya waktu tidur, terutama saat Ramadan ketika seseorang harus bangun lebih awal untuk sahur dan sering tidur lebih larut dari biasanya.

Faktor kedua adalah durasi perjalanan yang panjang dengan pemandangan jalan yang monoton.

“Jika pengemudi menyetir dalam waktu lama dengan pemandangan jalan yang monoton, hal itu dapat menimbulkan rasa bosan dan akhirnya memicu kantuk,” ujar Karina.

Baca juga :  Wisata Lebaran 2026 Meledak! Belanja Tembus Rp19,86 Triliun, Ekonomi Langsung Terdongkrak

Sementara faktor ketiga adalah kebiasaan memaksakan diri berkendara pada malam hari.

“Secara biologis, malam hari merupakan waktu tubuh untuk beristirahat. Jika dipaksakan tetap terjaga, rasa kantuk tentu lebih mudah muncul,” jelasnya.


Pola Makan Berpengaruh pada Kantuk

Selain faktor istirahat, pola makan juga berperan penting dalam menjaga kewaspadaan selama perjalanan.

Karina menjelaskan, beberapa jenis makanan justru bisa membuat tubuh lebih cepat mengantuk karena memicu lonjakan gula darah.

“Makanan yang menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat dapat membuat kita lebih mudah mengantuk. Misalnya roti putih, keripik, gorengan, dan makanan tinggi gula lainnya,” terangnya.

Sebaliknya, ia menyarankan konsumsi makanan yang mampu menjaga energi tetap stabil.

“Makanan dengan karbohidrat kompleks, protein tinggi, dan lemak rendah sangat membantu menjaga stamina,” tambahnya.

Baca juga :  Cegah Penumpukan Kendaraan, Kakorlantas Ajak Warga Mudik Lebih Awal

Makanan yang Disarankan Saat Mudik

Karina juga merinci beberapa jenis makanan yang dianjurkan untuk menjaga stamina selama perjalanan mudik.

1. Karbohidrat kompleks

  • beras merah
  • beras hitam
  • gandum
  • oat
  • jagung
  • kentang
  • ubi
  • kacang-kacangan

2. Protein rendah lemak

  • ayam tanpa kulit
  • daging tanpa lemak
  • putih telur
  • ikan

3. Lemak sehat

  • ikan
  • kacang-kacangan
  • minyak zaitun
  • alpukat

4. Buah dan sayuran
Mengandung serat, vitamin, mineral, serta kadar air tinggi yang membantu mencegah dehidrasi.


Jangan Lupa Minum Air yang Cukup

Selain makanan, kebutuhan cairan juga sangat penting untuk menjaga stamina tubuh.

Menurut Karina, pengemudi tetap harus memastikan kebutuhan cairan terpenuhi selama Ramadan.

“Pengemudi harus memastikan kebutuhan cairan terpenuhi, baik saat sahur maupun berbuka. Meskipun berpuasa, tetap dianjurkan minum minimal delapan gelas atau sekitar 1,5–2 liter air per hari,” tuturnya.

Baca juga :  Pakar UGM Bongkar Fakta Mudik Gratis: Pesertanya Cuma 0,01 Persen, Tapi Dampaknya Besar!

Kopi Boleh, Tapi Jangan Berlebihan

Minuman berkafein seperti kopi atau teh memang dapat membantu mengurangi rasa kantuk. Namun efeknya hanya bersifat sementara.

“Kafein memang bisa membuat kita lebih terjaga, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan sering buang air kecil dan berisiko dehidrasi,” jelasnya.

Batas aman konsumsi kafein bagi orang dewasa sekitar 400 miligram atau setara empat cangkir kopi per hari.

Meski begitu, Karina menyarankan cukup satu hingga dua cangkir saja.


Istirahat Tetap Jadi Cara Terbaik

Pada akhirnya, Karina menegaskan bahwa cara paling efektif untuk mengatasi kantuk saat berkendara tetaplah beristirahat.

“Obat paling efektif untuk mengatasi kantuk bukanlah minuman berkafein, melainkan tidur. Jadi, jika sudah lelah, sebaiknya berhenti dan beristirahat sejenak untuk memulihkan energi,” pungkasnya.