DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri peresmian Kantor Agen Konsulat Amerika Serikat (AS) di Jimbaran Hub, Kabupaten Badung, Rabu (25/02/2026). Peresmian ini menjadi simbol peningkatan kerjasama AS-Indonesia, khususnya Bali.

Selain Gubernur Koster, peresmian juga dihadiri oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dan Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Aditya.

Gubernur Koster mengatakan kantor baru ini menjadi menjadi simbol peningkatan kerjasama dan hubungan AS-Indonesia, khususnya berkaitan dengan aktifitas warga negara AS di Bali.

“Sebagai gubernur saya mengucapkan selamat atas diresmikan kantor konsulat ini, yang juga akan mampu meningkatkan pelayanan bagi warga negara Amerika yang berkunjung ke Bali,” terangnya.

Baca juga :  Setelah Bingin Lanjut Berawa, Koster: Jangan Main-Main !

Koster mengatakan, pada tahun 2025, wisatawan AS yang berkunjung ke Bali mencapai kurang lebih 274 ribu. Ia berharap melalui kehadiran kantor baru AS di Bali, tingkat kunjungan wisatawan AS ke Bali meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Lebih lanjut, Koster mengungkapkan, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan tersebut, pemerintah berkomitmen untuk tetap menjaga dan memajukan kebudayaan Bali.

Di samping itu, pemerintah juga akan menjaga ekosistem alam Bali serta pembangunan infrastruktur untuk menekan angka kemacetan.

Baca juga :  Kumpulkan Kepala OPD, Gubernur Koster Target 2020 Genjot Pelaksanaan Program

“Masalah sampah harus dikelola dengan baik, dan isu-isu lingkungan lainya juga harus dikelola dengan baik. Begitupun juga kemacetan,” terangnya.

Sementara itu, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Indonesia Peter M. Haymond mengatakan para wisatawan AS yang berkunjung ke Bali mendapatkan pengalaman luar biasa.

Ia mengungkapkan, berdasarkan catatan pihaknya, kunjungan wisatawan Amerika Serikat telah berkontribusi sekitar 330 juta dolar AS terhadap perekonomian Bali.

Nilai tersebut, kata dia, diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan kehadiran Kantor Konsulat AS yang baru di Bali.

Baca juga :  Gubernur Bali Targetkan 2024 Bali Sepenuhnya Terapkan Pertanian Organik

Haymond mengatakan Pemerintah AS berkomitmen untuk mengedukasi warganya yang bepergian ke luar negeri, termasuk ke Bali, agar selalu menaati hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Meski demikian, ia mengakui terdapat sejumlah kecil wisatawan yang menghadapi kendala selama berada di Bali, seperti terdampak bencana alam, mengalami kecelakaan, hingga kehilangan paspor.

“Dengan kehadiran kantor ini, kira berharap lebih efektif bisa membantu mereka melalui kerjasama dengan imigrasi, kepolisian, militer dan rumah sakit di Bali,” terangnya.

Reporter: Agus Pebriana