DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mengabarkan potenai hujan dengan intensitas sedang-lebat yang diperkirakan terjadi pada periode 1–10 Februari 2026.

Untuk itu, BPBD Bali meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca.

Dalam rentan periode tersebut, sebagian besar wilayah Bali diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan, sedang, bahkan lebat.

Baca juga :  20% Wilayah Bali Masuk Zona Merah Bencana, Pengetahuan Kebencanaan Harus Jadi Kesadaran Kolektif

Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan diprediksi terjadi secara merata di wilayah Badung, Denpasar, Gianyar, Klungkung, Tabanan, Buleleng, Jembrana, Bangli, dan Karangasem.

BPBD Bali menyebutkan, pada periode 1–4 Februari 2026 hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca juga :  Sosialisasi 4 Pilar BPBD Bali: Memahami Pancasila Tak Sekedar Silanya, Tapi Juga Sejarahnya

Kondisi tersebut diperkirakan masih berlanjut pada 5–7 Februari 2026, serta 8–10 Februari 2026 dengan pola hujan yang relatif sama.

Selain prakiraan hujan harian, BPBD Bali juga mengingatkan adanya potensi curah hujan tinggi pada rentan periode tersebut sebagaimana tercantum dalam prospek cuaca dan iklim yang dirilis BMKG Wilayah III.

Baca juga :  Hotel Bali Bersertifikat Tangguh Bencana, 24 Properti Raih SKB untuk Jaga Kepercayaan Wisatawan

Seiring dengan kondisi cuaca tersebut, masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi, termasuk genangan, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, khususnya di wilayah rawan bencana.

Editor: Agus Pebriana