DIKSIMERDEKA.COM-AMSTERDAM, Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes bakal memperkuat pos penjaga gawang Ajax musim depan. Klub raksasa Belanda itu kini bergerak cepat. Ajax bahkan sudah membuka negosiasi serius dengan FC Dallas demi membawa pulang kiper Timnas Indonesia itu ke ke Eredivisie.

Dari laporan ESPN Nederland, Langkah ini bukan tanpa alasan. Ajax seiring perubahan besar, kiper utama Ajax Vitezslav Jaros, masih berstatus pinjaman dari Liverpool, dipastikan kembali ke Inggris akhir musim ini. Karena itu, Ajax butuh opsi pemain berpengalaman sekaligus matang secara mental. Di titik inilah nama Paes menjadi pilihan utama , di sisi lain eks penggawa FC Utrecht ini belum kehilangan vibes sebagai pemain bintang Eredivisie.

Opsi Aman di Tengah Transisi Ajax

Paes bukan wajah asing bagi sepak bola Belanda. Sebelum hijrah ke Amerika Serikat pada 2022, ia sempat memperkuat FC Utrecht. Kini, di usia 27 tahun, Paes dinilai berada pada fase ideal sebagai penjaga gawang yang stabil. Ajax incar Maarten Paes dengan skema kontrak jangka menengah, yakni 3,5 tahun, yang memberi ruang adaptasi tanpa tekanan berlebihan.
Sementara Jurnalis transfer Bola duniaFabrizio Romano leat akun X-nya menyebut

Ajax sepakat merekrut Maarten Paes dari FC Dallas yang bermain di MLS dengan status transfer permanen.

Kontrak Paes berlaku hingga Juni 2029, dengan tes medis menjadi tahap berikutnya setelah kesepakatan dirampungkan oleh agen SEG, Boy Kuijpers.


Menariknya, Paes sebagai kiper pelapis utama musim depan. Namun, peran itu jelas bukan sekadar cadangan mati. Ajax tengah memasuki fase restrukturisasi. Karena itu, rotasi hampir pasti terjadi, terlebih jika performa kiper utama nanti tak konsisten.

MLS Jadi Etalase Kematangan Paes

Di Major League Soccer, Paes tampil solid bersama FC Dallas. Ia tak hanya konsisten, tetapi juga spektakuler. Pada 2024, namanya masuk skuad MLS All-Star Game. Lebih dari itu, aksi dua penyelamatannya saat melawan LA Galaxy dinobatkan sebagai Save of the Season.

Catatan tersebut mempertegas satu hal: Paes berkembang pesat di MLS. Pengalaman ini membuat Ajax incar Maarten Paes bukan sekadar karena statusnya sebagai kiper Timnas Indonesia, melainkan karena kualitas yang sudah teruji di level kompetitif.

Faktor Jordi Cruijff dan Timnas Indonesia

Ada benang merah lain yang tak bisa diabaikan. Pada September 2024, Paes resmi debut bersama Timnas Indonesia. Sementara itu, Jordi Cruijff—kini direktur teknik Ajax—sejak awal 2025 menjabat penasihat teknis PSSI. Koneksi ini jelas membuka jalur komunikasi yang lebih cair.

Meski Ajax tak akan mengakuinya secara terbuka, faktor pemahaman karakter pemain Asia Tenggara dan perkembangan Paes di level internasional turut memperkuat alasan mengapa Ajax incar Maarten Paes.

Transfer yang Masuk Akal

Jika negosiasi berjalan mulus, transfer ini bisa menjadi solusi pragmatis bagi Ajax. Klub mendapat kiper berpengalaman, Paes kembali ke panggung Eropa, dan Timnas Indonesia mendapat keuntungan oleh meningkatnya jam terbang pemainnya di level elite.

Bagi Ajax, ini bukan pembelian sensasional. Namun justru di situlah kekuatannya: transfer yang rasional, terukur, dan sesuai kebutuhan.