Duel Inter Milan vs Arsenal di Liga Champions kembali memanaskan panggung Eropa. Menjelang duel di San Siro, Selasa malam, manajer Arsenal Mikel Arteta melontarkan peringatan serius. Menurutnya, Inter Milan bukan lawan yang mudah karena memiliki identitas permainan yang sangat jelas.

Peringatan itu bukan tanpa dasar. Musim lalu, Arsenal sudah merasakannya. Dalam pertemuan fase liga Liga Champions, Inter sukses menumbangkan The Gunners 1-0 dan melaju ke babak 16 besar. Kini, rematch tak terelakkan.


Mikel Arteta Bicara Italia, Kirim Sinyal Serius

Arteta langsung mencuri perhatian media Italia dengan berbicara menggunakan bahasa Italia dalam sebagian besar konferensi pers pra-laga. Sebuah sinyal bahwa laga Inter Milan vs Arsenal bukan sekadar pertandingan biasa bagi pelatih asal Spanyol tersebut.

Arteta juga menyinggung performa Arsenal di Premier League, terutama hasil imbang 0-0 melawan Nottingham Forest akhir pekan lalu.

“Kami tidak puas dengan hasilnya. Setelah melihat ulang pertandingan dan hasil-hasil lain, itu menunjukkan betapa sulitnya liga ini,” ujar Arteta melalui Football Italia


Inter Dominan, Arsenal Tak Mau Ulangi Kesalahan

Menatap laga di San Siro, Arteta menilai situasi Arsenal tak jauh berbeda dengan musim lalu.

“Konteksnya mirip dengan tahun lalu. Posisi kedua tim dan cara mereka bermain. Inter mendominasi liga mereka dan ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” tegasnya.

Arteta juga mengingatkan bahwa Arsenal sebenarnya tampil baik pada pertemuan sebelumnya, namun kalah akibat satu momen krusial.

“Kami bermain sangat bagus dan kalah karena insiden penalti. Kami punya gambaran yang jelas tentang bagaimana mereka bermain,” katanya.

Dengan bekal itu, duel Inter Milan vs Arsenal di Liga Champions akan menjadi adu kecerdikan taktik, bukan sekadar adu fisik.

Baca juga : Real Madrid vs Monaco 21 Januari : Derby Mbappe di Bernabeu


Kondisi Tim: Arsenal Tanpa Calafiori

Arteta mengonfirmasi bahwa Riccardo Calafiori absen di San Siro. Selain itu, Piero Hincapie dan Max Dowman juga belum bisa turun lapangan .

Namun, kabar positif datang dari Christian Mosquera dan Kai Havertz yang ikut dalam rombongan ke Italia. Meski demikian, Arteta enggan membuka kartu soal susunan pemain.

“Kami akan beradaptasi dan melakukan perubahan jika diperlukan. Kita lihat besok,” ujarnya singkat.


Ambisi Besar, Langkah Tetap Realistis

Ketika ditanya soal peluang Arsenal melaju jauh di semua kompetisi, Arteta memilih merendah. Ia menekankan pentingnya fokus dari satu laga ke laga lain.

“Anda harus berpikir pertandingan demi pertandingan dan tahu bagaimana beradaptasi. Nikmati perjalanannya, karena ini perjalanan yang indah,” tuturnya.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Inter Milan vs Arsenal Liga Champions bukan akhir, melainkan bagian penting dari proses panjang Arsenal musim ini.