Bupati Fawait Kukuhkan 73 Anggota Paskibraka Jember, Tekankan Makna Merah Putih
DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Suasana khidmat menyelimuti Aula PB Sudirman Pemkab Jember, Sabtu (16/8/2025). Upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jember tahun 2025 berlangsung penuh wibawa.
Sebanyak 73 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka. Mereka akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, para kepala sekolah, serta orang tua anggota Paskibraka. Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam prosesi itu, Bupati Fawait memimpin langsung jalannya pengukuhan. Ia menyampaikan amanat penuh makna yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga semangat kebangsaan.
“Indonesia merdeka bukan karena diberi, bukan karena belas kasihan. Indonesia merdeka karena perjuangan, karena pengorbanan, karena darah, bahkan karena nyawa para pahlawan,” tegas Bupati.
Ia melanjutkan bahwa bangsa Indonesia patut bangga atas kemerdekaan yang diraih. Karena itu, generasi muda wajib mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan.
“Merah Putih bukan sekadar kain belaka, tetapi simbol perjuangan dan barokah bagi bangsa ini. Ribuan bahkan jutaan pahlawan telah berkorban demi berkibarnya bendera ini,” ungkapnya.
Fawait juga mengingatkan agar semangat cinta Merah Putih tidak pernah pudar. Menurutnya, kehormatan bendera adalah kehormatan bangsa yang harus dijaga setiap saat.
Bupati kemudian memberikan pesan khusus kepada anggota Paskibraka. Ia menekankan bahwa pengabdian tidak berhenti setelah menjalankan tugas pengibaran pada upacara kemerdekaan.
“Saya ucapkan selamat kepada para orang tua yang anak-anaknya terpilih menjadi bagian dari Paskibraka Jember tahun ini. InsyaAllah tugas mulia ini menjadi awal masa depan cerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyak alumni Paskibraka yang sukses meniti karier, baik di TNI, Polri, pemerintahan, hingga menjadi pemimpin bangsa. Hal itu harus menjadi motivasi generasi penerus.
Upacara pengukuhan ditutup dengan doa bersama dan penghormatan kepada Bendera Merah Putih. Para anggota Paskibraka berdiri tegap, menyimpan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Tinggalkan Balasan