DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Kepemimpinan Bupati dan Wabup Jember, Muhammad Fawait dan Djoko Susanto, selama 100 hari pertama mendapat apresiasi besar dari masyarakat.

Survei dari The Republic Institute menunjukkan tingkat kepercayaan publik kepada pasangan ini mencapai 82,8 persen. Angka tersebut menempatkan mereka di posisi kedua tertinggi se-Jawa Timur.

Capaian paling menonjol terlihat di sektor pembangunan desa dan pengentasan kemiskinan. Fawait-Djoko berhasil meraih posisi pertama untuk kategori tersebut di Jawa Timur.

Baca juga :  Terima LKPD 2024, Gus Fawait: Alhamdulillah Jember Raih WTP

Pemimpin The Republic Institute, Sufiyanto, menyampaikan bahwa mereka juga masuk lima besar di berbagai indikator kinerja pembangunan.

“Prestasi mereka cukup membanggakan, Termasuk peringkat ketiga ketahanan pangan mandiri dengan dukungan 79,4 persen.” ujar Sufiyanto dalam pernyataan resmi, Senin (26/5/2025).

“Dalam pembangunan sarana dan prasarana, mereka meraih posisi kedua dengan skor 81,8 persen, sementara itu, untuk pengembangan wilayah pedesaan, mereka ada di peringkat pertama.” tambahnya.

Baca juga :  Bupati Jember Tunjuk Zainollah Sebagai Plt Ketua PMI Gantikan Thamrin

Survei dilakukan oleh mahasiswa doktoral Unair pada 15-22 Mei 2025. Metodenya acak dan proporsional berdasarkan data BPS terbaru, dengan margin kesalahan 2,1 persen.

Menanggapi hasil survei, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, menyatakan bahwa hasil ini jadi motivasi sekaligus tantangan bagi Fawait-Djoko.

Baca juga :  Warga Puas, Kinerja 100 Hari Fawait-Djoko Kantongi 82,8 Persen Dukungan Publik

“Kami ucapkan selamat atas pencapaian ini, Ini semestinya jadi cambuk untuk memberi pelayanan yang lebih baik.”kata Halim melalui sambungan telepon.

Ia menyoroti layanan medis sebagai program yang paling dirasakan manfaatnya. Namun, ia menegaskan kemiskinan masih menjadi tantangan utama.

“Pemda perlu melibatkan semua pihak dalam pengentasan kemiskinan, Sinergi antara pemkab, pusat, dan masyarakat sangat dibutuhkan ke depan.” pungkasnya.