16 Ogoh-ogoh Terbaik STT Kota Denpasar Akan Tampil di Kasanga Festival
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Sebanyak 16 Ogoh-ogoh terbaik Seka Teruna-Teruni (STT) se-Kota Denpasar akan tampil dalam Kesanga Festival di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung dan Catur Muka Denpasar pada 21-23 Maret 2025.
Pada tahun ini selain menghadirkan 16 Ogoh-ogoh terbaik, Kasanga Festival juga turut menghadirkan Lomba Ogoh-ogoh Mini yang diikuti oleh 58 peserta dan Lomba Sketsa Ogoh-ogoh yang diikuti oleh 51 peserta, serta Lomba Baleganjur Ngarap yang diikuti oleh 20 peserta.
Tak hanya itu, dilaksanakan pula Lomba Menggambar Ogoh-ogoh, Serasehan Banten Prani, Sentra UMKM, Kerajinan, Kriya, Clothing, Merchendise, serta Kuliner.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan Kasanga Festival merupakan wahana dan ajang kreatifitas tanpa batas Yowana Kota Denpasar yang bernafaskan Vasudhaiva Kutumbakam.
Ia mengatakan kegiatan ini dilaksanakan agar kreator ogoh-ogoh di Kota Denpasar mempunyai ruang berkompetisi yang produktif dengan berpedoman pada konsep Satyam Siwam Sundharam (Etika, Logika Dan Estetika).
“Sasaran kedepan dari Kasanga Festival ini memberi kontribusi terhadap pembangunan di Kota Denpasar Yang Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, Kasanga Festival penting untuk dilaksanakan lantaran kegiatan ini merupakan sarana interaksi dan komunikasi guna menumbuh kembangkan kreativitas di kalangan Yowana, Agama, Adat Dan Budaya Bali yang berkesinambungan.
“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan Kasanga Festival ini, bisa menjadi tuntunan membuat ketentraman, sebagai sarana meningkatkan aktifitas dan kreatifitas, Guna, Gina, Pragina dan Guna Kaya. Oleh sebab itu menjadi tanggungjawab kita sebagai warga masyarakat Denpasar, untuk menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan Kasanga Festival ini,” Arya Wibawa.
Sementara itu, Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana saat diwawancarai menjelaskan, Kesanga Festival yang tetap berpedoman pada sepirit Vasudhaiva Kutumbakam ini mempertemukan beragam bidang.
“Sesuai dengan ide besar Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota melalui Kesanga Festival ini diharapkan mempertemukan serta menggabungkan beragam kreatifitas yang ada, yang tentunya berkaitan dengan Hari Suci Nyepi dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal yang ada,” ujar Gung Angga.
Selain itu, kata Gung Angga, selama tiga hari pelaksanaanya, pengunjung juga akan dimanjakan dengan penampilan hiburan musik, mulai dari Mr. Botax, Tika Pagraky, Nanoe Biroe, hingga Lolot.
“Kami berharap Kasanga Festival ini dapat menguatkan seni budaya Bali yang dikolaborasikan dengan teknologi. Kami berharap, Kesanga Fest bukan menjadi sebuah program rintisan kembali namun bisa ditetapkan menjadi program prioritas pemerintah kota Denpasar untuk mewadahi kreativitas kesenian anak muda dan kami percaya Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota sangat konsen dan mencintai kesenian Bali,” ujarnya.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan