DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra membuka secara resmi Pendampingan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) Bidang Pendidikan Pemerintah Daerah di Harris Hotel and Residence, Sunset Road, Badung, Selasa, (26/03/202).

Dalam arahannya, Dewa Made Indra mengharapkan kepada para peserta agar momen pertemuan tersebut menjadi semangat dan motivasi kepala sekolah untuk peningkatan mutu SPM pendidikan di Bali.

“Tadi dilaporkan pencapaian SPM kita , Kabupaten/Kota di Bali sudah berada di level Tuntas Pratama, secara nilai itu di kisaran tujuh. Sudah bagus, sudah beberapa tahun kita capai. Maka sekarang kita bertemu untuk membangun kesepakatan dan komitmen, akhir tahun depan kita harus naik kelas menuju ke level yang lebih tinggi yakni Tuntas Madya,” terangnya.

Baca juga :  [Up Date 21/5] Total 280 Kasus Sembuh dari 374 Orang Positif Covid-19 Bali

Untuk itu, melalui kesempatan ini dirinya memotivasi dan mengajak para kepala sekolah dan para Kepala Dinas Pendidikan se Bali untuk bekerja lebih keras dalam pemenuhan-pemenuhan SPM.

Selain motivasi untuk berkomitmen, dalam mencapai tujuan tersebut menurutnya juga dibutuhkan kehadiran seluruh stakeholder yang terkait untuk menyamakan persepsi dan memberi dukungan fasilitasi.

“Pertemuan ini juga untuk menyelaraskan antara program-program satuan pendidikan atau sekolah-sekolah dengan Dinas Pendidikan. Sehingga Dinas Pendidikan bisa menyaring dan mensuport usulan-usulan dari satuan pendidikan dalam rangka pemenuhan SPM ini,” terangnya.

Baca juga :  TPID Bali Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan

Ia juga mengatakan bahwa usulan tersebut akan diakomodir oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masing – masing, untuk memastikan terdapat alokasi anggaran yang memadai, fokus dan mendukung dalam mencapai SPM Tuntas Madya.

“Kami juga sudah meminta kepada BPMP, karena mereka yang tau dimana letak kekurangan SPM masing-masing Kab/Kota se-Bali. Jadi BPMP yang memetakan kekurangannya, nanti kami yang akan mengkoordinasikan dengan teman – teman kab/kota. Sehingga kita bisa tahu dibagian mananya yang harus kita berikan atensi lebih,” pungkasnya.

Baca juga :  Dewa Indra Buka Bulan Bahasa Bali 2024, Angkat Tema 'Dharma Sadhu Nuraga'

Sebelumnya, Kepala BPMP Provinsi Bali I Made Alit Dwitama dalam laporannya menyampaikan kondisi capaian SPM di Bali pada level Tuntas Pratama, oleh karena itulah Ia berharap capaian SPM di Bali bisa naik tingkat. Karena menurutnya Kemendikbudristek telah menetapkan indikator kinerja urusan pendidikan prioritas Pemda Provinsi dan kab/kota sebagai indikator prioritas SPM urusan pendidikan.

“Indikator prioritas inilah yang nantinya akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam memimpin perencanaan daerah yang berkualitas dan sesuai kebutuhannya,” ujar Dwitama.

Editor: Agus Pebriana