UNBI Launching “Orange Circle”, Tampung Buah Pikiran Civitas Akademika
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Dekan Fakultas Bisnis Sosial Teknologi Humaniora (FBSTH) Universitas Bali Internasional (UNBI) meluncurkan program “Orange Circle”. Program ini bertujuan untuk menampung buah pikiran dari civitas akademika UNBI.
“Tujuan dari didirikannya orange circle untuk menjadi wadah dari hasil karya yang dilahirkan oleh civitas akademika UNBI,” kata Prof Komang Gede Bendesa,
Dekan FBSTH dalam seminar hukum yang digelar Prodi Hukum UNHI serangkaian dies natalis UNHI ke-8, Jumat (6/10/23).
Lebih lanjut Prof Bendesa menyampaikan agar civitas akademika di lingkungan UNBI untuk berpartisipasi menerbitkan karyanya di Orange Circle.
“Semoga seluruh civitas akademika bisa menerbitkan karyanya melalui wadah ini (Orange Circle, red) ini karena tujuan dari didirikanya Orange Circle adalah menampung seluruh buah pikiran dari warga UNBI,” sambungnya.
Ia menjelaskan bahwa orange circle sendiri meliki makna secara filosofis sebagai lingkaran semangat.
“Orange Circle berarti lingkaran semangat yang menyatukan kita (civitas akademika, red) walaupun berbeda-beda tapi tetap satu warna,” tutupnya.
Sementara kepala Program Studi Hubungan Internasional UNBI, Katong Ragawi Numadi menjelaskan bahwa platform seperti ini sudah ada lebih dulu di kampus-kampus top dunia.
“Kita terinspirasi dari kapus-kampus top dunia dalam mendirikan orange circle ini, karena mereka (Kampus top, red) memiliki sistem yang sama untuk menampung karya dari civitas akademikanya,” pungkasnya.
Diwawancarai terpisah Kepala Program Studi Hukum, I Putu Harry Suandana Putra MH menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari dies natalis ke- 8 UNBI.
“Kegiatan seminar dan bedah buku merupakan bagian dari diesnatalis yang sebelumnya juga dilaksanakan seminar dengan mentri perempuan pemberdayaan anak (PPA),” terangnya.
Selain mengadakan seminar program studi hukum juga meresmikan lembaga bantuan hukum serta Africa Corner.
“Selain seminar tadi serta bedah buku kami meresmikan lembaga bantuan hukum (LBH) dan Arica korner sebagai branding kami yaitu universitas internasional, dimana mahasiswa bisa belajar budaya Arifca bersama mahasiswa kami yang dari Afrika,” tandasnya.
Reporter: Dewa Fathur
Editor: Nyoman

Tinggalkan Balasan