DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar terus menggencarkan aksi bersih-bersih sungai dalam rangka mengendalikan dan mencegah banjir.

Kali ini, PUPR menggandeng Komunitas Pancawara, dengan melakukan pembersihan di sepanjang aliran sungai Tukad Buaji (Rangda) Kelurahan Panjer, Minggu (27/08/2023).

Adapun jenis kegiatan yang dilakukan pada pembersihan sungai meliputi pengambilan sampah dengan jaring sampah, penggelontoran serta juga pengerukan sedimentasi sungai.

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kota Denpasar, Gandhi Dananjaya Suarka menjelaskan, aksi bersih sungai adalah program rutin Bidang SDA. Dengan beranggotakan 90 orang personil lapangan yang tersebar di 4 kecamatan, setiap harinya bertugas menyusur beberapa lokasi sungai untuk melaksanakan pembersihan.

Baca juga :  Antisipasi Banjir, PUPR Denpasar Gerak Cepat Bersihkan Sampah di Sungai

“Hari ini kami bersinergi dengan Komunitas Pancawara untuk membersihkan Tukad Buaji di Kelurahan Panjer. Aksi bersih sungai ini adalah program rutin kami, dimana ada 5 sistem drainase inti Kota Denpasar yang menjadi fokus kami. Yakni, Tukad Badung, Tukad Ayung, Tukad Mati, Tukad Niti Mandala dan Tukad Pemogan,” ungkap Gandhi Dananjaya.

Baca juga :  Pemkot Denpasar akan Perbaiki 39,69 Km Jalan Rusak di tahun 2024

Selain pada sistem drainase inti, Gandhi menambahkan, ada juga sub atau anak anak sungai lainnya seperti Tukad Punggawa, Tukad Ngenjung, Tukad Buaji dan lainnya yang menjadi atensi jajaran Tim PUPR.

“Pembersihan pada alur-alur sungai itu perlu secara rutin dilaksanakan karena sungai-sungai tersebut adalah pengendali banjir utama (primer) di Kota Denpasar. Selain itu, kami juga melakukan pembersihan pada drainase, baik di sudut kota maupun drainase perumahan sebagai drainase sekunder,” imbuhnya lagi.

Baca juga :  Progres Perbaikan Jalan Nangka Denpasar Capai 37,55 Persen

Gandhi Dananjaya juga berharap, gerakan aksi bersih sungai dapat juga didukung dengan kepedulian masyarakat untuk bersama sama menjaga lingkungan sungai demi mewujudkan Kota Denpasar bersih, lestari, sehat dan berbudaya.

“Tentu kami berharap dukungan masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga sungai bersih akan menambah keindahan dan keasrian Kota Denpasar,” ujarnya.

Reporter: Agus Pebriana
Editor: Nyoman