DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar melaksanakan sosialisasi dan pendidikan politik Pemilu 2024 dengan menyasar kelompok disabilitas kategori tunarungu, bertempat di Taman Kota Lumintang, Selasa (08/08/2023).

Dalam kesempatan tersebut KPU dibantu juru bahasa isyarat menyampaikan sejumlah hal mulai dari hari pemungutan suara, syarat menjadi pemilih, jumlah partai politik peserta Pemilu, serta bagaimana cara menjadi pemilih cerdas di Pemilu 2024.

Baca juga :  Surya Paloh Minta NasDem Bali Amankan 1 Kursi DPR RI

Ketua KPU Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya mengatakan sosialisasi dengan menyasar kelompok disabilitas kategori tunarungu bertujuan untuk menciptakan Pemilu yang lebih inklusif di Kota Denpasar.

“Secara regulasi proses memfasilitasi pemilih disabilitas itu sudah ada. Untuk itu kami coba mendorong kelompok difabel untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024,” terangnya.

Lebih lanjut, Arsa mengatakan bahwa pihaknya juga mengajak kelompok disabilitas untuk berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 dengan turut ikut serta menginformasikan kepada keluarga dan kelompok Meraka masing-masing.

Baca juga :  Kampanye Singkat dan Mengisi Ceruk Pemilih, Tantangan bagi Parpol Baru

“Kami berharap mereka dapat ikut berpartisipasi lebih aktif dengan menyampaikan informasi-informasi sehingga harapan kami mereka juga turut mensukseskan Pemilu 2024,” terangnya.

Sementara itu, Presidium Jaringan Demokrasi (Jadi) Bali, I Ketut Udi Prayudi mengapresiasi langkah KPU Denpasar telah melakukan sosialisasi terhadap kelompok disabilitas.

Menurutnya setiap pemilih wajib mendapatkan informasi tentang Pemilu secara utuh, termasuk mereka pemilih penyandang disabilitas.

Baca juga :  Bawaslu Bali Tekankan Pentingnya Keterlibatan Disabilitas dalam Pemilu

Lebih lanjut, Udi Prayudi mengatakan bahwa sosialisasi Pemilu ini dapat meningkatkan partisipasi kelompok disabilitas untuk memilih pada Pemilu 2024.

“Apabila mereka mendapat informasi yg utuh tentang penyelenggaraan Pemilu 2024 tentunya mereka dapat berpartisipasi dan memberikan pilihannya secara cerdas. Dengan demikian dapat meningkatkan partisipasi mereka,” terangnya.

Editor: Agus Pebriana