Soal Dukungan Politik Dibawa Kemana, Ini Kata Ismaya Jaya
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Ketut Putra Ismaya Jaya berencana akan memberikan dukungan politik yang selama ini sudah terkumpul kepada salah satu calon anggota legislatif (caleg) DPD RI pada Pemilu 2024. Ia pun mengungkapkan syarat bagi caleg yang ingin menerima dukungan darinya harus memiliki visi dan perjuangan yang sama.
“Dukungan saya berikan kepada calon DPD yang tentunya nanti sudah berkomunikasi dengan saya, klik dengan saya tentang visi misi Bali, serta betul-betul menjadi pejuang Bali,” terang Ismaya Jaya, Senin (03/07/2023).
Ismaya menjelaskan bahwa dirinya memiliki perjuangan untuk mendirikan pasraman-pasraman Hindu modern berbasis pariwisata di seluruh kabupaten/kota di Bali. Disamping itu ia juga memiliki perjuangan agar tercipta para dharma wacana muda yang bisa datang ke pelosok-pelosok desa.

“Visi perjuangan Ini untuk mendukung generasi muda Hindu. Saya berharap nanti yang saya dukung (caleg DPD) dapat mendengar visi perjuangan saya kemudian dapat menyuarakan aspirasi saya ini,” terangnya.
Menurut Ismaya sejauh ini sudah ada sekitar 4 bakal calon legislatif (bacaleg) DPD RI melakukan pendekatan dan komunikasi kepada dirinya melalui sambungan telepon. Namun lantaran masih ada kesibukan serta jadwal yang cukup padat, dirinya belum dapat menemui para caleg tersebut secara langsung.
“Minggu depan mungkin kita akan ketemu dengan para calon, yang nanti kita coba akan ajak diskusi. Kalau untuk saat ini karena saya masih sibuk jadi belum bisa bertemu,” terangnya.
Ketika ditanya soal nama bacaleg yang melakukan komunikasi politik terhadap dirinya serta apakah bacaleg tersebut dari kalangan petahana atau pendatang baru. Ismaya mengatakan bahwa untuk saat ini masih dirahasiakan lantaran belum bertemu secara langsung dengan para bacaleg tersebut.
Namun yang jelas, ungkap Ismaya bahwa dirinya akan mengerucutkan dukungan kepada satu bacaleg saja yang menurutnya sesuai dengan syarat dan kriteria yang sudah ditentukan.
“Kalau sudah OK. Dukungan akan diarahkan ke satu orang. Kalau lebih namanya cawe-cawe,” ungkap Ismaya Jaya.
Seperti diketahui Ismaya Jaya merupakan ketua umum Yayasan Kesatria Keris Bali yang memiliki jumlah pengikut cukup besar di Bali. Sejauh ini struktur organisasinya sudah berdiri pada seluruh kabupaten/kota, kemudian di tingkat kecamatan dan di sejumlah desa di Bali.
Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali menetapkan I Ketut Putra Ismaya Jaya status tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai caleg DPD RI, Sabtu (24/06/2023). Hal ini lantaran Ismaya diketahui belum melewati masa jeda lima tahun bagi mantan narapidana yang menjadi caleg.
Ketua KPU Bali, I Dewa Gede Lidartawan menjelaskan setelah melakukan proses verifikasi administrasi diketahui ada 1 bacaleg DPD atas nama Ismaya Jaya statusnya TMS dan 17 bacaleg BMS (belum memenuhi syarat)
Lebih lanjut Lidartawan menjelaskan status TMS pada Ismaya dikarenakan yang bersangkutan diketahui belum melewati masa jeda lima tahun bagi mantan narapidana yang ingin menjadi caleg sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi.

Tinggalkan Balasan