DIKSIMERDEKA.COM, PALU, SULTENG – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Palu Kombes Pol Barliansyah, memperingatkan masyarakat adanya modus operandi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menggunakan jasa ekspedisi di Kota Palu.

Untuk itu, langkah antisipasi yang ditempuh Polresta Palu dengan menggelar rapat bersama jasa ekspedisi pengiriman barang di wilayah Kota Palu, Jum’at (12/05/2023).

“Alasan menggandeng pihak ekspedisi, karena disinyalir ada pelaku curanmor yang mengirim barang bukti atau hasil curian melalui jasa ekspedisi. Hal ini juga untuk menekan angka aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Palu, “ kata Kombes Pol Barliansyah.

Baca juga :  Gasak Empat Motor, Polsek Palu Timur Tangkap Residivis Curanmor 

Dia menerangkan, dari hasil penyelidikan, di duga kendaraan bermotor hasil curian dikirim keluar kota palu melalui jasa ekspedisi.

“Modus yang kita dapatkan bahwa ketika hasil curian roda dua dinaikkan ke ekspedisi, pelaku tinggal mengirim foto melalui medsos, lalu penadah atau pembeli mentransfer uangnya,” jelas Kapolresta.

Baca juga :  Jelang Idul Fitri 1444 H, Ini Pesan Kapolresta Palu

Menurut Barliansyah, dari hasil evaluasi pengembangan penyelidikan, hampir semua barang bukti ditemukan keberadaannya di luar Palu. Bahkan, tidak jarang ditemukan di Provinsi lain.

“Karena itu, kami menduga ada jaringan modus operandi pengiriman barang-barang ilegal tersebut,salah satunya melalui jasa ekspedisi, “ jelasnya.

Baca juga :  Kapolresta Palu Minta Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak

Untuk itu Barliansyah berharap, langkah antisipasi yang dilakukan Polresta Palu dengan mengundang para pemilik jasa ekspedisi untuk berdialog dan menjalin kerja sama (MoU) bisa membantu menjadi solusi penurunan angka curanmor di Kota Palu.

“Karena jika pintu pengiriman barang-barang curian tersebut ditutup maka besar kemungkinan angka curanmor bisa berkurang,” tandasnya.

Reporter: Rahmad Nur