DIKSIMERDEKA.COM, KARANGASEM, BALISelama Karya Ida Bhatara Turun Kabeh, jumlah pemedek (pengunjung) yang tangkil (beribadah) ke Pura Agung Besakih sampai hari ini, Kamis (27/04/23) lebih dari 700 ribu Orang. Selesainya pembangunan fasilitas kawasan Pura Agung Besakih membuat tahun ini lebih banyak yang tangkil dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini lebih banyak yang tangkil, Menurut Bendesa Adat Besakih karena ada yang ingin tahu secara langsung fasilitas kawasan suci Pura Agung Besakih yang baru. Sampai hari ini yang tangkil lebih dari 700 ribu,” kata Gubernur Bali Wayan Koster, usai menghaturkan bhakti Penyineban Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, Kamis (27/04/23).

Kendaraan yang datang ke Besakih selama 21 hari, jumlahnya hampir mencapai 125.000, dimana roda dua lebih dari 36.000, roda empat lebih dari 85.000, bus lebih dari 2.000, dan hanya 3 truk dengan. Sirkulasi parkir kendaraan juga berjalan dengan lancar. 

Baca juga :  Gubernur Koster Siapkan Restorasi 26 Pelinggih Besakih, Anggaran Rp203 Miliar

“Jadi, saya sedang menguji sistem pelayanan ini, sehingga tahun depan harus lebih baik lagi pelayanannya,” kata Gubernur Bali jebolan ITB ini.

Mengenai larangan menggunakan tas plastik sekali pakai, tercatat di hari pertama pada tanggal 5 April 2023 cukup banyak ada pemedek yang menggunakan tas plastik, namun selanjutnya berkurang setelah panitia menertibkannya. 

“Untuk kebersihan, Saya pantau langsung ketertiban pemedek, ada yang sudah tertib, habis makan sampahnya dimasukan kembali ke tas kantong, tetapi ada juga kasus yang membuang sampah di tangga parkir,” ujarnya.

Petugas yang terlibat dalam Karya Ida Bhatara Turun Kabeh mencapai 940 Orang yang terdiri dari Kepolisian 431 Orang, Instansi Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Karangasem, PLN, Perbankan dan Organisasi lainnya yang mencapai 509 Orang.

Baca juga :  Layanan Servis Gratis 24 Jam di Besakih Saat IBTK 2026, Bantu Pemedek Atasi Kendaraan Mogok

Ada juga yang berpartisipasi untuk memberikan pelayanan service kendaraan, tercatat sebanyak 387 Unit Kendaraan yang di service gratis di Terminal Kedungdung. Pemeriksaan Kesehatan juga dilakukan di Pos Pelayanan Kesehatan yang jumlahnya mencapai 1.210 Orang.

Dari keseluruhan pelayanan yang didapatkan, pamedek selama Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih secara umum menyampaikan telah berjalan lancar, aman, nyaman, damai, tertib, indah dan membahagiakan. 

Pemedek juga ada yang memberikan penilaian luar biasa terhadap adanya fasilitas Kawasan Suci di Pura Agung Besakih,” jelas Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

Gubernur Bali menegaskan bahwa setelah Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, ia akan meneruskan sistem yang diterapkan di Besakih ini menjadi model untuk semua Pura Sad Kahyangan, Dang Kahyangan, dan Dang Kahyangan Desa sehingga semua menjadi tertib. 

Baca juga :  Dibangun dengan Anggaran Rp 911 Miliar, Jokowi Resmikan Fasilitas Kawasan Suci Besakih

Ketua Panitia Karya Ida Bhatara Turun Kabeh 2023, Jro Mangku Widiartha menyampaikan ucapan terimakasih kepada Sulinggih, Pemangku, Gubernur Bali, Wayan Koster beserta Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali yang dengan tulus menghaturkan ngayah selama Karya hingga sukses. 

“Keseluruhan prosesi sudah berjalan dengan baik dan lancar. Semoga atas persembahan yang dilakukan Ida Sesuhunan sami memberikan suatu limpahan pada umat berupa kesejahteraan, kerahayuan, dan dirgayusa, serta memberikan amertha pada Kita semua,” kata Jro Mangku Widiartha.