Intip 8 Nama Kereta Api di Indonesia yang Berasal dari Singkatan
BAGI Anda yang sering bepergian dengan kereta api, tentu tidak asing lagi mendengar berbagai nama kereta api di Indonesia. Ada banyak nama kereta api unik yang tersedia dengan tujuan yang berbeda. Anda bisa mencari tahu nama dan cek tiket kereta api di situs resmi KAI atau situs jasa perjalanan seperti Blibli.
Bukan hanya sekadar nama, rupanya nama tersebut dibuat berbeda, supaya menjadi identitas dan ciri khas, serta rute tujuan dari kereta tersebut. Jadi, Anda akan langsung mengetahui nama kereta api yang dinaiki untuk tujuan tertentu.
Di balik namanya yang unik, ada fakta menarik mengenai alasan dari penamaan kereta api yang ada di Indonesia, yang bisa jadi belum Anda ketahui. Beberapa nama kereta juga diambil dari akronim atau singkatan nama kota yang dilaluinya. Menarik sekali bukan? Mari bahas beberapa nama kereta api yang ada di Indonesia.
- KA JOGLOSEMARKERTO
Nama kereta api ini berasal dari gabungan beberapa kota yang dilewatinya di Jawa Tengah, yaitu Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Purwokerto. Kereta api Joglosemarkerto ini melayani penumpang kelas ekonomi dan eksekutif untuk rute lintas atau loop line Jawa Tengah (Solo-Yogyakarta-Purwokerto-Tegal-Semarang), dan Cilacap-Yogyakarta.
- KA BANGUNKARTA
Nama kereta ini juga diambil dari nama 3 kota yang dilaluinya, yaitu Jombang, Madiun, dan Jakarta. Saat ini, kereta Bangunkarta memperluas rute perjalanannya sampai ke stasiun Surabaya Gubeng, dengan keberangkatan dari stasiun Gambir Jakarta.
Sebelum dikenal dengan nama KA Bangunkarta, kereta ini pertama kali beroperasi pada Januari 1985 dengan nama KA Tebuireng. Minat masyarakat yang terus meningkat membuatnya berganti nama pada tahun 2001.
- KA TAWANG JAYA
KA Tawang Jaya adalah singkatan nama dari kota Semarang Tawang, Cirebon, dan Jakarta Raya. Rute keberangkatannya dimulai dari stasiun Semarang Tawang, yang bertujuan akhir stasiun Jakarta Pasar Senen. KA Tawang Jaya mempunyai kelas ekonomi premium dengan nama KA Tawang Jaya Premium.
- KA PROBOWANGI
Nama KA Probowangi adalah singkatan dari nama dua kota yaitu Probolinggo dan Banyuwangi, yang merupakan rute utama KA Probowangi. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan masyarakat untuk melakukan perjalanan pada kedua kota ini terus meningkat.
Kemudian pada tahun 2014 silam, rute KA Probowangi diperpanjang. Kini KA Probowangi melayani rute sampai stasiun Surabaya Gubeng, dengan tujuan akhir stasiun Ketapang di Banyuwangi.
- KA MATARMAJA
KA Matarmaja adalah salah satu kereta api yang melegenda di Indonesia. Namanya berasal dari singkatan nama empat kota, yaitu Malang, Blitar, Madiun, dan Jakarta. Mulanya, kereta kelas ekonomi ini hanya melayani tujuan Madiun-Jakarta melalui Yogyakarta, dengan nama KA Maja.
Kemudian, sejak tahun 1983 sampai saat ini, rute kereta api ini diperpanjang sampai stasiun Malang cia Semarang, Solo, dan Cirebon, yang kemudian turut mengubah nama keretanya menjadi KA Matarmaja.
- KA MALABAR
Bagi Anda yang kerap menaiki kereta rute Malang-Bandung, tentu sudah tidak asing dengan KA Malabar. Kereta api ini menyediakan tiga kelas yaitu ekonomi AC, bisnis, dan eksekutif. Nama KA Malabar ini diambil dari nama gunung Malabar, yang merupakan salah satu gunung berapi di Pangalengan, Jawa Barat, dengan ketinggian mencapai 2.343 meter di atas permukaan laut.
Akan tetapi, melihat rute perjalanannya, beberapa sumber menyebutkan bahwa nama Malabar ini berasal dari singkatan jurusan akhir kereta ini, yaitu Malang dan Bandung Raya.
- KA PURWOJAYA
Nama KA Purwojaya diambil dari gabungan nama kota asal dan tujuan pada rutenya, yaitu Cilacap, Purwokerto, Cirebon dan Jakarta Raya. Kereta aini mulai beroperasi sejak tahun 1995 dengan melayani rute Cilacap dan Jakarta via Kroya.
Pada awal pengoperasiannya, kereta ini menyediakan kelas bisnis dan eksekutif. Namun, sejak tahun 2016, KA Purwojaya hanya menyediakan kelas kereta eksekutif dengan satu kali perjalanan pulang pergi. Jadi, kereta ini tidak seperti kereta lain yang memiliki beberapa jadwal keberangkatan.
- KA KEDUNGSEPUR
KA Kedungsepur adalah commuter train untuk rute lintas Semarang Poncol dan Ngrombo, dan sebaliknya. Nama kereta ini diambil dari singkatan beberapa nama wilayah yang ada di Jawa Tengah, yaitu Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, dan Purwodadi.
Kereta ini pertama kali beroperasi pada tanggal 28 September 2014. Jadwal keberangkatan kereta ini tersedia jadwal dalam satu hari, yaitu pada pukul 06.20 WIB dan 13.45 WIB.
Itulah beberapa nama kereta api di Indonesia yang ternyata namanya diambil dari singkatan kota dan wilayah yang dilaluinya. Melalui pengenalan nama kereta ini, nantinya Anda dapat lebih paham kereta mana yang harus dinaiki jika ingin bepergian ke suatu kota.
Jika masih ragu, Anda bisa memastikannya dengan menanyakan kepada petugas KAI, atau menggunakan cara praktis dengan memesan tiket online di situs resmi KAI dan jasa perjalanan seperti Blibli.

Tinggalkan Balasan