DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pengunduran diri AA Gde Agung dari pencalonan anggota DPD RI mendapat tanggapan positif dari bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) lainnya. Tanggapan salah satunya datang dari Bacaleg DPD RI, Dr. Gede Suardana yang menilai langkah tersebut sebagai sikap negarawan sejati. 

“Apresiasi yang tinggi kepada senior AA Gde Agung atas keputusan beliau tidak melanjutkan proses pencalonan dukungan DPD RI Pemilu 2024. Sikap politik bijak yang mencerminkan seorang negarawan sejati,” kata Bacaleg DPD RI asal Buleleng Dr. Gede Suardana, Senin (6/02/23).

Baca juga :  Gede Suardana Akan Perjuangkan Otsus Bali Lewat DPD RI

Suardana, yang pernah menjabat sebagai Ketua KPU Buleleng periode 2013-2018 mengatakan sikap politik AA Gde Agung yang juga sebagai incumbent DPD RI Bali ini, tidak melanjutkan proses pencalonan DPD di usianya saat ini, akan menjadi tauladan yang baik bagi Bali. 

Diketahui, AA Gde Agung memilih mundur dalam pencalonan DPD selanjutnya menjadi penglingsir Puri Agung Mengwi dalam aktivitas adat, budaya, dan agama.

Baca juga :  Suardana dkk Lolos Verifikasi Faktual Dukungan Balon DPD RI

“Sikap beliau patut diteladani. Dumogi beliau selalu menuntun generasi muda dalam mengemban tugas   melayani masyarakat Bali,” kata Suardana. 

Suardana berharap AA Gde Agung dengan segudang pengalaman yang mumpuni sebagai bupati dan DPD RI tetap berkiprah untuk Bali cara baru. “Semoga beliau tetap memberikan tuntutan dan piteket kepada generasi muda membangun dan melayani masyarakat Bali,” ujar akademisi Undiknas ini.

Baca juga :  Suardana Daftar Bakal Cawabup Buleleng ke Partai Demokrat

Seperti diketahui sebelumnya, AA Gde Agung menyatakan mundur dari proses pencalonan sebagai anggota DPD RI. Dalam surat pernyataan pengunduran diri yang ditandatanganinya, Minggu 5 Februari 2023 itu, AA Gde Agung mengaku alasan pengunduran dirinya lantaran memenuhi permintaa angga puri agar fokus mejalankan swadharma sebagai penglinsir Puri Ageng Mengwi.