DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Sekolah Dynata School menggelar Carnaval IV, dengan mengambil tema “Rise And Shine Together“. Kegiatan ini diikuti oleh 176 peserta dari sekolah-sekolah yang tersebar di Kota Denpasar dan Badung. Acara tersebut diorientasikan untuk mewadahi minat dan bakat siswa-siswi.

Direktur Dynata School Nyoman Winata mengatakan, kegiatan ini merupakan keinginan orang tua murid. Serta bertujuan untuk membentuk sikap para murid, mengisi waktu kosong liburan, dan merayakan tahun baru.  

“Lomba yang diadakan ini bertujuan untuk membentuk sikap anak-anak yang berlomba ini, merubah sikapnya dari tidak berani menjadi berani itu sudah juara sebenarnya, tidak ujug-ujug harus juara satu saja, tapi yang lebih utama adalah kepercayaan diri anak-anak itu sendiri,” kata Nyoman Winata dalam acara Carnaval IV di Sekolah Dynata School, Denpasar, Sabtu (17/12). 

Nyoman Winata mengungkapkan dengan kegiatan semacam ini, murid akan berani menyampaikan ilmunya, tahu kemampuannya sampai dimana, dan mampu mengukur diri yang sebenarnya. 

“Nah seperti misalnya fashions show untuk anak-anak, jadi berani tampil. Jadi visi kami seperti itu, (yang pertama) jadi belajar, yang kedua merubah sikap dari tidak berani menjadi berani, dari tidak tahu menjadi tahu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nyoman Winata menyatakan  sekolah Dynata berbeda dengan yang lainnya, meskipun kurikulumnya sama dengan sekolah lain di Denpasar. Menurutnya keunggulan Dynata School telah mempergunakan sari-sari kurikulum dari singapura.

“Keunggulannya adalah matematika, kita punya matematika seperti di Denpasar, kita punya matematika yang Singapura, kami berusaha menggabungkan ini, ada matematika, english, dan sains,” ujarnya.

Disisi lain Ketua Panitia Carnaval IV, Made Budiartini menjelaskan, kegiatan ini dilakukan  setiap tahun dalam empat tahun terakhir dan dalam dua tahun terpaksa dilakukan secara online lantaran terhalang Pandemi Covid-19.

“Carnaval hari ini, untuk kegiatan anak-anak, sudah setiap tahun, jadi yang ini baru yang keempat karena kemarin sempat kepending oleh pandemi. Dalam event ini Ada lomba vocabulary, school english, sama storytelling, fashion show, dan mewarnai,”  jelas Budiartini.