Lully Juliariana (Tengah), GM GBB Sanur (Rai). (Foto: istimewa)

DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Dampak positif dibukanya pintu kedatangan internasional ke Bali oleh Pemerintah Pusat mulai dirasa oleh industri pariwisata Bali. Meskipun belum secara menyeluruh, upaya yang didorong oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui Gubernur Wayan Koster menyulut kembali semangat pelaku pariwisata Bali untuk memutar roda perekonomian. 

Seperti diungkapkan oleh General Manager Grand Inna Bali Beach Sanur, Lully Juliarina mengatakan bahwa kedatangan sejumlah penerbangan internasional ke Bali telah memberikan angin segar bagi industri hotel yang ada di Bali secara khususnya. 

Baca juga :  Wagub Cok Ace Ingatkan Pentingnya Harmonisasi Budaya dan Pariwisata

Menurutnya, walaupun belum signifikan berpengaruh terhadap tingkat hunian di tempatnya, yang dimana sebelumnya nihil kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), saat ini mulai ada peningkatan. 

“Pengaruh secara signifikan belum pak, tapi sudah ada wisman yang menginap. Ada yang sebulan ada yang dua bulan, tapi belum begitu signifikan terlihat. Tapi kalau untuk tamu-tamu lokal cukup ramai yang menginap,” ungkap Lully di Denpasar, Senin (28/03).

Baca juga :  Panja Pariwisata Serahkan Rekomendasi Pemulihan Pariwisata Nasional

Selanjutnya, pihaknya juga akan melakukan perubahan terutama pada sarana dan prasarana penunjang pariwisata, kedisiplinan prokes juga menjadi hal yang utama dimana hal ini diharapkan akan memberikan kenyamanan bagi para tamu yang berkunjung untuk mau menetap selama berlibur di Bali. 

Baca juga :  Diduga WN Bangladesh Jadi Driver di Bali Bikin Resah

“Target utama kita adalah pembenahan terkait sarana dan prasarana, dimana sebelumnya sempat vakum akibat pandemi dan kedisiplinan prokes juga jadi hal yang utama bagi kami. Kedepan juga kami akan meningkatkan pelayanan, agar Grand Inna Bali Beach bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat mancanegara,” tegasnya. (rai/gama/sintya)