Menhub Budi Karya Sumadi saat meresmikan pembangunan fisik Gedung Terminal Pelabuhan Sanur, Denpasar, Bali. (Ist)

DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pembangunan fisik Gedung Terminal Pelabuhan Sanur di Pantai Matahari Terbit, Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar Bali resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan diresmikannya Pemancangan dan Pre Bor Perdana proyek tersebut oleh Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, Minggu (23/01/2022).

Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi mengatakan Sanur merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di Denpasar sehingga pembangunan harus tepat waktu dan tepat mutu. Ia mengaku diperintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memastikan pembangunan infrastruktur transportasi tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga :  Kemenhub Perpanjang Penerapan Protokol Kesehatan Perjalanan Dalam Negeri dan Internasional

“Diharapkan seluruh yang terlibat dalam proyek pembangunan pelabuhan Sanur ini melakukan tugas dengan baik dan tepat waktu dengan kualitas yang baik ,“ ujar Budi Karya.

Lebih lanjut, Menhub Budi Karya mengatakan mengingat tahun ini Bali akan menjadi tuan rumah Presidensi G20 diharapkan pelabuhan Sanur sudah beroperasi dan peserta peserta G20 dapat mengunjungi Nusa Penida dan Nusa Lembongan dengan aman dan nyaman melalui pelabuhan Sanur.

Baca juga :  Prabowo Bawa Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan, Total Komitmen Tembus Rp574 Triliun

“Dengan rampungnya pelabuhan Sanur nantinya akan menjadikan Sanur hidup lagi dengan destinasi wisata baru dan untuk memastikan proses pembangunan akan berjalan baik,” ujarnya

Sementara Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Pusat atas dibantunya kelancaran proses pembangunan Pelabuhan Sanur. Pelabuhan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Bali khususnya Denpasar.

Baca juga :  Tahun 2023 Pemkot Denpasar Tingkatkan  Infrastruktur 11 Ruas Jalan

“Kedepan Pemerintah Kota Denpasar akan membantu secara maksimal dalam proses kelancaran pembangunan Pelabuhan Sanur serta tetap mengutamakan serta mengakomodasi  kepentingan nelayan dan pelaksanaan  upacara keagamaan di kawasan Pantai Matahari Terbit bisa berjalan dengan lancar,” ujar Jaya Negara. (dk/dy)