DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Dosen muda Universitas Udayana, Ida Bagus Mandhara Brasika dari Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP), menjadi salah satu kandidat yang terpilih untuk mengikuti penjurian final dalam kategori The Future Leader di ajang pemilihan Anugerah ASN (Aparatur Sipil Negara) 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). 

Ida Bagus Mahendra Brasika menjadi satu-satunya perwakilan dari Bali dan juga sebagai salah satu kandidat termuda dalam ajang ini. 

Walaupun demikian, ia pantang menyerah dan tetap memberikan penampilan yang maksimal. Terbukti ia menjadi peserta yang paling mencolok dibanding kandidat lainnya. 

Baca juga :  Jajaki Kerjasama, Unud Terima Kunjungan Dubes Uni Eropa dan Brunei Darussalam

Dengan mengenakan pakaian adat Bali dan menarikan Tari Topeng Jauk keras, ia memasuki ruang presentasi wawancara. Penampilan yang mengejutkan ini sontak membuat kaget dewan juri dan bertepuk tangan meriah.

Aksi pembuka yang mempesona itu kemudian dilanjutkan dengan presentasi dan tanya jawab dari para dewan juri. Berbagai aspek menjadi diskusi yang cukup hangat dari perihal pengelolaan sampah, pembangunan green economy hingga digitalisasi. 

Baca juga :  Unud Siap Seleksi 6.545 Calon Mahasiswa dalam UTBK SBMPTN 2022

Proses penjurian berlangsung sangat ketat mengingat kandidat-kandidat yang terpilih merupakan yang terbaik diantara ribuan ASN yang tersebar di seluruh Indonesia. Pengumuman pemenang dari masing-masing kategori akan dilakukan nanti pada tanggal 10 Desember 2021 di Jakarta.

Pemilihan Anugerah ASN ini sendiri merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh KemenPANRB sebagai apresiasi kepada para ASN di seluruh Indonesia.

Terdapat 4 kategori yang diadu dalam Anugerah ASN 2021 kali ini, yaitu The Future Leader, ASN Inspiratif, PPT Pratama Teladan dan PPT Madya Teladan dimana di babak final hanya menyisakan 6 kandidat di setiap kategori.

Baca juga :  Pers Mahasiswa Akademika Unud Gelar Bali Journalist Week 2022

Dalam final Anugerah ASN 2021 ini, para peserta diminta untuk presentasi di depan para dewan juri untuk menyampaikan langsung inovasinya masing-masing, yang berlokasi di Hotel Midplaza Ayana, Jakarta. 

Selama 2 hari berturut-turut dari tanggal 4-5 Desember 2021, dewan juri yang terdiri dari para ahli seperti Helmi Yahya, Maman Suherman, Lasmo Sudharno, Wahyu Aji, Agus Pramusinto dan lainnya memberikan pertanyaan-pertanyaan kritis pada setiap kandidat secara langsung. (*/sin)