DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG, BALI- Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta mengukuhkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Badung Periode 2020-2025, bertempat di Gedung Kriya Gosana Puspem Badung, Senin (8/11/2021). Dalam pengukuhan, hadir juga Ketua DPRD Kabupaten Badung, Kapolres Badung, Komandan Distrik Militer 1611 Badung, Ketua FKUB Provinsi Bali, Pelindung dan Penasehat FKUB Badung, serta para Pengurus FKUB Badung.

Dalam sambutanya, I Nyoman Giri Prasta, menyampaikan peranan penting dan strategis FKUB yang bersentuhan langsung dengan umat beragama. FKUB harus mampu dan berkomitmen untuk memberikan solusi terhadap semua permasalahan yang dihadapi umat beragamadi kabupaten Badung, sehingga kabupaten badung berkembang menjadi kabupaten yang cerdas.

Giri Prasta menambahkan, FKUB harus mampu menggerakan seluruh komponen umat beragama, dan memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki, sehingga dapat menjadi penggerak keharmonisan masyrakat agar semakin maju, lebih baik, dan mandiri serta mendukung terwujudnya kesejahteraan masyrakat Kabupaten Badung.

Baca juga :  Respon Rentetan Kasus Bunuh Diri, Upacara Yadnya Parisudha Digelar di Tukad Bangkung

Selain itu, ia menegaskan keberadaan FKUB di tengah-tengah masyrakat akan menjadi figure panutan dan teladan bagi umat beragama. Oleh karenanya, sebagai figur yang baik maka sudah seharusnya FKUB selalu menghindari dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar norma sosial, norma agama, maupun norma hukum yang berlaku.

“Hal ini perlu saya ingatkan, saya ingin saudara semua fokus bekerja sebagai pengurus FKUB yang baik dan mampu melaksanakan tugas-tugas pokok FKUB, tidak ada unsur kepentingan tetapi ditekankan pada kebutuhan kemenafaatkan bagi kesejahteraan umat beragama dan tidak melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan”, Ungkap Giri Prasta

Sementara itu, Ketua FKUB Badung, I Wayan Arnawa, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, dalam hal ini bupati Badung atas perhatianya kepada FKUB. Ia mengatakan, perhatian ini muncul tidak terlepas dari peran strategis FKUB sebagai perekat umat. Hal ini mengingat Badung sebagai daerah pariwisata. Sebagai daerah pariwisata, salah satu sektor yang menjadi indikator keberhasilan adalah menjaga kerukunan umat beragama, dimana outputnya keamanan dan keyamanan. Oleh karenanya kehadiran FKUB menjadi lembaga yang sangat penting. 

Baca juga :  Respon Rentetan Kasus Bunuh Diri, Upacara Yadnya Parisudha Digelar di Tukad Bangkung

“kalau orang menyadari bahwa FKUB adalah salah satu organisasi yang strategis, karena ini adalah satu lembaga yang diharapkan menjadi perekat terhadap lintas agama. Karena Bali dan Badung sebagai daerah pariwisata, dan salah satu sektor yang menjadi indikator keberhasilan adalah menjaga kerukunan umat beragama, yang akan outputnya keamanan dan keyamanan,” terang I Wayan Arnawa, yang juga selaku sekretaris daerah kabupaten Badung.  

Baca juga :  Respon Rentetan Kasus Bunuh Diri, Upacara Yadnya Parisudha Digelar di Tukad Bangkung

Terakhir, I Wayan Arnawa menjelaskan dalam waktu kedepan pengurus FKUB Badung akan melakukan konsolidasi kedalam serta menginvetarisir terkait beberapa persoalan-persoalan atau mungkin beberapa program yang kita belum lakukan dan dipandang perlu dilanjutkan. Selain itu, pihaknya juga akan memantau isu-isu terkini, setidaknya sebagai sebuah forum, FKUB bisa memberikan rekomendasi kepada lembaga.

“pertama kita akan mencoba melakukan konsolidasi kedalam sekligus melakukan invertarisir terhadap persoalan-persoalan yang kita pandang harus dilanjutkan. ya, mungkin ini langkah pertama kita, sambil kita melihat isu-isu kekinian sebagaimana disampaikan, setidaknya bagiamana upaya kita sebagai forum memberikan rekomendasi kepada lembaga yang mempunyai kewenangan untuk itu,” terang I Wayan Arnawa. (Gus)