Penataan Pantai Sanur Denpasar Segera Dimulai, Wawali Minta Gencarkan Sosialisasi
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Rencana Penataan Kawasan Pantai Sanur Kota Denpasar segera mulai dikerjakan. Rencananya, pada 21 September 2021 penandatanganan kontrak kerja akan dilaksanakan dan dilanjutkan dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
Demikian terungkap saat pelaksanaan Rapat Koordinasi Penataan Kawasan Pantai Sanur yang dipimpin Wakil Walikota (Wawali) Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (17/9).
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut mengatakan, penataan kawasan Pantai Sanur dilaksanakan guna mempercantik dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung di kawasan wisata Sanur.
Karenanya, penataan kali ini akan difokuskan pada Walk Way (Jogging Track), Kawasan Konservasi Penyu, Penataan Pedagang dan UMKM serta Penataan Kawasan Kelompok Nelayan dan Tourist Information dari Pantai Mertasari Sanur Kauh sampai Pantai Matahari Terbit Sanur Kaja sepanjang 6,8 Km.
“Penataan kawasan Pantai Sanur ini dilaksanakan agar kelihatan lebih rapi dan tertata sehingga jika nantinya kawasan wisata Sanur akan menjadi tujuan wisata utama di Bali,” jelasnya.
Lebih lanjut Arya Wibawa berharap penataan kawasan wisata Sanur menjadi komitmen bersama dalam pelaksanaan pengerjaan penataan kawasan nanti dapat melibatkan tenaga lokal Sanur dalam program padat karya.
Anggaran yang bersumber dari Kementerian PUPR ini untuk penataan kawasan Pantai Sanur dengan cakupan wilayah pesisir Desa Sanur Kaja, Kelurahan Sanur dan Desa Sanur Kauh.
“Agar pelaksanaan kegiatan penataan pantai Sanur dapat berjalan dengan lancar, saya minta agar sosialisasi kepada masyarakat dan stakeholder terkait terus digencarkan,” kata Arya Wibawa.
“Langkah sosialisasi telah dilakukan bersama, setelah penandatanganan kontrak diharapkan proses pengerjaan dapat berjalan optimal secara bertahap hingga di Tahun 2022 nanti, untuk mewujudkan penataan Pantai Sanur untuk mempercantik dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung di kawasan wisata Sanur,” ujarnya.
Tampak hadir dari berbagai stakeholder dalam rapat koordinasi dalam kesempatan tersebut, yakni Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, AA Gde Risnawan, Kadis PUPR Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, AA Gde Bayu Bramasta, Camat Densel Wayan Buda, Perwakilan BWS Bali Penida, Bendesa Adat Sanur, IB Paramarta, serta Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Rai Kencana. Perbekel Sanur Kaja Made Sudana dan Lurah Sanur IB. Raka Jisnu. (ags/hms/dk)

Tinggalkan Balasan