DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Setelah tertunda selama satu tahun lebih, Utsawa Dharmagita (UDG) ke-14 akan kembali digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI secara hybrid pada bulan Oktober mendatang.

Dirjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto menyampaikan bahwa saat ini Tim Panitia sedang melakukan tapping video peserta UDG ke beberapa provinsi untuk keperluan penjurian.

Baca juga :  Temui Dirjen Bimas Hindu, PHDI Pusat Sinergikan Program Keumatan

“Proses tapping video seharusnya dilakukan pada bulan Juni kemarin, tapi tertunda kembali karena pandemi dan bulan September ini kita lanjutkan lagi,” ungkapnya, pada Selasa (7/9).

Tri Handoko Seto juga mengungkapkan, keputusan dilaksanakan secara hybrid adalah bentuk adaptasi dan responsif Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI terhadap situasi pandemi COVID-19 yang masih terjadi di Indonesia.

Baca juga :  Terima Kunjungan Dubes India, Tri Handoko Seto: Perlu Penguatan Kerja Sama Bilateral dalam Pendidikan dan Penelitian

“Diputuskan hybrid salah satunya kita ingin menjaga semangat kompetisi para peserta, karena mereka sudah melakukan persiapan dan pelatihan sejak tahun 2020,” sambungnya.

Di tahun 2021 ini, terdapat tujuh kategori lomba UDG yang diperlombakan, yaitu Membaca Sloka, Membaca Palawakya, Membaca Kakawin, Dharmawacana Bahasa Indonesia, Dharmawacana Bahasa Inggris, Menghafal Sloka, dan kategori yang baru diperlombakan adalah Nyanyian Keagamaan.

Baca juga :  Pemprov Bali Dukung Pinandita se-Nusantara Gelar Doa Bersama di Besakih

Selain itu, Tri Handoko Seto berharap dilaksanakannya UDG ke-14 tahun 2021 secara hybrid tidak mengurangi semangat peserta dan esensi dari UDG tersebut.

“Meskipun dilaksanakan secara hybrid, kita berharap itu tidak mengurangi esensi dan semangat dalam berkompetisi. UDG kita harapkan tetap bisa menjadi wadah bakat dan kreasi generasi Hindu,” tutupnya. (*/Sin)