Update Penanggulangan Covid-19 Minggu (6/6): Pertambahan Kasus Sebanyak 27 Orang

DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bali Dewa Made Indra dalam rilisnya menyatakan perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per Minggu (6/6) tercatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 27 orang (24 orang melalui transmisi lokal, 2 PPDN, dan 1 PPLN), sembuh sebanyak 53 orang, dan 1 orang meninggal dunia.

“Terkonfirmasi positif 47.472 orang, sembuh 45.490 orang (95,82%), dan meninggal dunia  1.509 orang (3,18%). Kasus aktif per hari ini menjadi  473 orang (1,00%),” jelasnya.

Untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia. “Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 1.406.696 orang dan vaksin 2 sebanyak 659.874 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 2.792.760 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 726.190 dosis,” jelasnya.

Baca juga :  Update Kasus Covid-19 di Bali Sabtu (31/7): Pertambahan Kasus Sebanyak 1.280 Orang

SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (23/03) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Baca juga :  Update Kasus Covid-19 di Bali Minggu (15/8): Pertambahan Kasus Sebanyak 1.071 Orang

Hal lain yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Dewa Made Indra menjelaskan pemerintah mengantisipasi mobilitas warga pada saat arus balik lebaran. “Langkah pengendalian dilakukan salah satunya dengan memperbanyak tes antigen secara acak,” ungkapnya.

Baca juga :  WFB Bukan Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Bali

Lebih lanjut, Dewa Made Indra menyampaikan Presiden RI Joko Widodo meminta agar ada penguatan PPKM Mikro pasca lebaran 2021 baik di daerah asal maupun daerah tujuan arus balik pemudik.              

Pada akhir rilisnya, Dewa Made Indra menegaskan agar masyarakat selalu disiplin melaksanakan 6M. “Memakai Masker Standar dengan benar, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Mengurangi Bepergian, Meningkatkan Imun, dan Mentaati Aturan,” ungkapnya.

Serta masyarakat dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. (*/sin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button