DIKSIMERDEKA.COM, LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT – Keberadaan Gili Trawangan seolah telah diibaratkan menjadi surga kecil di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Terbukti awal menapakan kaki di tempat tersebut Duta Hijau Bali sudah mendapati banyak edukasi ekologi yang didapatkan serta harus dibedah dari pulau cantik tersebut, pada Senin (22/3).

Dalam kunjungan tersebut Duta Hijau Bali berjumpa langsung dengan Ketua Gili Hotel Association, Bapak Kusnawan. Ia menyampaikan terima kasih atas kedatangan Duta Hijau Bali serta Ia juga memberikan pemahaman tentang “self convident“ yaitu bagaimana caranya untuk meningkatkan kepercayaan dan kualitas diri khususnya soft skill.

Pada kesempatan yang sama Duta Hijau Bali bertemu dengan Bapak Suparman yang merupakan aktivis lingkungan, dimana Duta Hijau Bali akan berpartisipasi dalam program “TREEvolution“ yaitu program reboisasi di Gili trawangan bersama Bapak Suparman dan beberapa komunitas serta tokoh penggiat lingkungan Gili Trawangan.

Baca juga :  Kemenparekraf Apresiasi Agoda GoLocal Tonight dan Hygiene Plus Dukung Kebangkitan Pariwisata

Ni Putu Anik Jayanthi selaku perwakilan putri Duta Hijau Bali 2021 menyatakan banyak sekali pembelajaran yang didapatkan dalam kunjungan tersebut. “Terkhusus saat bertemu Bapak Kusnawan selaku Ketua GHA (Gili Hotels Association) dan juga Bapak Suparman hal ini tentu dapat menambah wawasan kita serta menjadikan diri kita lebih baik lagi,” jelasnya.

Tak hanya itu, diakui Putu Anik dalam perjalanan itu terdapat pula pesan ekologi terkait kondisi di Gili Trawangan yang benar-benar berasa tidak ada polusi udara sama sekali. Hal itu terjadi sebab kebiasaan masyarakat untuk tidak menggunakan alat transportasi bermotor berbahan bakar minyak terus dilakukan.

Baca juga :  Menparekraf Berharap PHRI-AirAsia Indonesia Dorong Pemulihan Pariwisata Domestik

“Udara disini seperti tidak ada polusi sebab masyarakat lebih sering menggunakan transportasi seperti Cidomo (mirip dengan Delman), sepeda gayung, dan motor listrik dalam beraktivitas setiap hari,” imbuhnya.

Sementara itu, I Ketut Mudeyasa selaku perwakilan putra Duta Hijau Bali 2021 menyebutkan dalam serangkaian acara tersebut Duta Hijau Bali berkesempatan melakukan beberapa kegiatan seperti snorkling, bersepeda, menikmati panorama sunset dengan menunggangi kuda (horse riding) dan tidak kalah penting yakni melakukan kegiatan bersih-bersih pantai.

Selain itu ada banyak aktivitas lainnya yang bisa dinikmati di Gili Trawangan yakni diving, jogging, bahkan bermain kano. “Melalui gerakan ini saya berharap dapat memberikan dampak yang positif kepada sektor pariwisata khususnya,” terangnya.

Baca juga :  Wagub Cok Ace Rapat Dengar Pendapat Bersama BLUD DPD RI

Harapannya kegiatan ini dapat menjadi program tetap tidak hanya menjadi rekreasi semata tapi nantinya akan mampu menambah pengalaman serta wawasan mengenai potensi suatu daerah baik dari segi alam, maupun sosial dan budayanya.

Mewakili Duta Hijau Bali, ia mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya pihak Gili Hotels Association dan Wilsons Retreat Villa, yang telah memberikan fasilitas serta akomodasi yang luar biasa sekali serta kepada pihak Pokdarwis Gili Tramena. (*/sin)