by

Menkeu Berharap Kemenhan Dapat Menjaga Stabilitas Pemulihan Ekonomi

DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Pertahanan dan keamanan dalam mendukung pemulihan perekonomian adalah sangat penting. Oleh karena itu hal ini bukan masalah pilihan tapi dua-duanya adalah prioritas.

Menkeu berharap dari sistem pertahanan keamanan dan fungsi pertahanan keamanan bisa betul-betul menjadi necessary condition bagi pemulihan dan stabilitas ekonomi Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat hadir memberikan paparan pada Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Baca juga :  Menkeu: 3 Strategi Pemerintah Hindari Resesi di Kuartal 3 Tahun 2020

“Dari alokasi anggaran belanja 2021, Kemenhan diharapkan akan mampu untuk terus melakukan modernisasi dan perawatan alutsista serta pemenuhan kebutuhan alutsista serta menjaga stabilitas pertahanan untuk mendukung pemulihan ekonomi kita, ” ungkap Menkeu yang hadir secara virtual, Rabu (13/01).

Pada acara yang mengangkat tema “Kemandirian Pertahanan dan Keamanan yang Kuat Mewujudkan Indonesia Tangguh”, Menkeu menambahkan bahwa saat ini tantangan pertahanan nasional semakin dinamis.

Baca juga :  RAPBN 2021: Anggaran Pemulihan Ekonomi Rp356 Triliun, Ada 6 Fokus Alokasi

Ada yang sifatnya internal seperti terorisme, narkoba, separatisme dan konflik komunal, ada yang dari eksternal seperti konflik perbatasan, spionase, cyber war, proxy war atau isu senjata pemusnah massal dan juga transnational crime yang memang menjadi ancaman semua negara.  

“Dan sekarang muncul non traditional security threat seperti perubahan iklim, bencana alam, pandemi atau epidemi dan krisis pangan. Ini yang menjadi tantangan kita yang harus kita waspadai dan kita pelajari untuk bisa kita kelola penangannya,” jelasnya.

Baca juga :  Kabar Positif, PMI Manufaktur Indonesia Terus Ekspansif

Terakhir, Menkeu berkata Kementerian Keuangan akan terus mendukung Kemenhan untuk memenuhi kebutuhan sebagai suatu institusi yang penting di dalam Republik Indonesia di dalam menjaga pertahanan dan keamanan Republik Indonesia. (*/sin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed