DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Kejahatan begal sepeda di Jakarta kian meresahkan. Korban berjatuhan. Kerugian materi dan luka-luka dialami oleh para pesepeda. Dalam kurun waktu di bulan Oktober 2020, aksi kejahatan begal sepeda bisa diungkap oleh pihak kepolisian.

Kapolda Metro Jaya (PMJ), Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan tersangka begal pesepeda yang ditangkap dalam periode waktu seminggu terakhir ini mencapai 12 orang.

Baca juga :  Bongkar Kasus Korupsi, Polda Metro Jaya Sita Uang Senilai Rp 8,9 Miliar

“Dari jumlah itu, dua orang tersangka di antaranya merupakan penadah sepeda hasil begal dari para pelaku,” ujarnya didampingi Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto, Kabid Humas PMJ Kombes Yusri Yunus dan Dirreskrimum PMJ Kombes Tubagus Ade Hidayat.

Lebih lanjut Nana mengungkapkan tiga orang di antaranya bahkan telah ditembak mati oleh Satgas Begal karena melakukan perlawanan dan berusaha merebut senjata milik petugas.

Baca juga :  Kapolda Metro Jaya Lantik Brigjen Suyudi Jadi Wakapolda 

“Dari 12 orang tersangka ini, tiga orang tersangka telah diberikan tindakan tegas dan terukur karena mencoba merebut senjata petugas. Kemudian saat dibawa ke RS Polri Kramat Jati, ketiganya telah meninggal dunia,” katanya, di Jakarta, Sabtu (07/11/2020).

Baca juga :  Bamsoet: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendur Sampai Kapanpun !

Dijelaskannya juga  bahwa dari tangan tersangka begal pesepeda, Polda Metro Jaya telah mengamankan sepeda dan 71 ponsel pintar juga dari tangan tersangka penadah. “Jadi modus mereka ini biasanya naik motor dan berboncengan, kemudian menguntit targetnya agar kemudian bisa dibegal saat lengah,” ungkapnya. (Bus)