DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa saat ini sedang dilakukan persiapan untuk merampingkan 18 organisasi atau lembaga.

“Semakin ramping organisasi, cost-nya juga semakin bisa kita kendalikan. Anggaran, biaya, juga kita melihat lagi,” ujar Presiden saat bertemu dengan wartawan di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (13/7).

Baca juga :  Tingkatkan Tata Kelola Program Kartu Prakerja, Presiden Teken Perpres 76 Tahun 2020

Lebih lanjut, Presiden menegaskan pekerjaan yang dilakukan oleh lembaga tersebut nantinya dapat dikembalikan ke kementerian, direktorat jenderal maupun direktorat.

“Kalau kita kembalikan ke direktorat di direktur misalnya, ya kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, atau komisi-komisi itu lagi? jelas Presiden.

Baca juga :  Presiden Jokowi: Kita Masuki Tahun 2021 Dengan Langkah Lebih Tegap

Kepala Negara mengibaratkan birokrasi itu seperti kapal yang jika sesimpel mungkin maka bergeraknya bisa cepat sehingga gambaran organisasi ke depan kira-kira seperti itu.

“Bolak-balik kan saya sampaikan ya, negara yang cepat itu yang akan mengalahkan negara yang lambat. Bukan negara gede mengalahkan negara kecil, ndak. Itu kita yakini,” jelas Presiden.

Baca juga :  Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan, 14 Mei 2020, di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta

Turut mendampingi Presiden dalam agenda tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (*/sin)