DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Masyarakat Indonesia selama ini lebih mengenal Brasil melalui sepakbolanya. Kenyataannya lebih dari itu, potensi bisnis Brasil juga sangat menjanjikan. Dalam rangka mendorong para pengusaha Indonesia membidik pasar Brasil, Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Learn Business Anywhere dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) selenggarakan seminar daring bertema “Menggali Potensi Bisnis Indonesia-Brasil” (28/08/2020).

Brasil merupakan negara besar dengan penduduk kurang lebih 210 juta, luas wilayah yang besar seluas 8,5 juta km2, GDP sebesar 1,84 trilun Dollar AS dan pendapatan per kapita sebesar 8.700 Dollar AS. Brasil juga unggul di sektor industri penerbangan dan pertahanan, serta pertanian antara lain dengan kopinya yang terkenal. Brasil juga memerlukan banyak produk impor dari luar negeri, termasuk investasi. Untuk itu, terbuka peluang untuk ekspor produk-produk Indonesia dan juga investasi dari Indonesia di Brasil.

Baca juga :  KBRI Tokyo Paparkan Komitmen Indonesia untuk Wujudkan Kelapa Sawit Indonesia yang Berkelanjutan

Beberapa potensi produk ekspor Indonesia ke Brasil antara lain bahan bakar, otomotif dan suku cadangnya, ban, potassium, telepon seluler, obat-obatan, elektronik, kelapa sawit, kelapa kering, benang, sepatu olah raga, benang dan tekstil, kakao, ikan, beras, furniture, dan senapan. Sementara untuk investasi, beberapa sektor yang potensial di Brasil adalah pembuatan kertas, pabrik makanan instan khususnya mie.

Baca juga :  Tingkatkan Diplomasi Ekonomi ke Wilayah Amerika Latin dan Karibia, Kemlu Luncurkan Platform Digital bagi Para Pengusaha

Seminar daring memberikan tips-tips untuk dapat merambah pasar Brasil. Dari sisi pemerintah,  terus diupayakan pengurangan hambatan dagang dengan Brasil seperti mengurangi pajak impor, baik melalui pelaksanaan working group menindaklanjuti perjanjian perdagangan dengan MERCOSUR dimana Brasil merupakan anggota.

Baca juga :  Seminar Daring Bagi UKM Indonesia, Dorong Pelaku Usaha Tembus Pasar Amerika Serikat

Seminar daring diikuti oleh lebih dari 200 orang melalui Zoom dan Youtube yang diisi oleh Duta Besar RI untuk Brasilia, Edi Yusup; Wakil Ketua Komite Brasil KADIN, Agung Laksamana; Ketua APRINDO, Roy N. Mandey; Kepala P2K2 Amerop, Kemlu, Ben Perkasa Drajat; dan diaspora Indonesia di Brasil, Nyoman Suarta yang bergerak di bidang penjualan alat bangunan dan konstruksi. (Rls/Gun)