Lingkar Sajak Gelar Pesta Sastra Pelajar Jakarta Selatan 2026
DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Pesta Sastra Pelajar Jakarta Selatan 2026 akan menjadi ruang pertemuan bagi pelajar, komunitas sastra, dan para pegiat literasi untuk berkarya, bertukar gagasan, serta memperkenalkan berbagai aktivitas kesusastraan kepada masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lingkar Sajak dengan dukungan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Dewan Kesenian Jakarta, UP PKJ Taman Ismail Marzuki, dan Suku Dinas Kebudayaan Kota Administratif Jakarta Selatan ini akan berlangsung pada 14 Oktober 2026 di Pusat Pelatihan Seni Budaya Jakarta Selatan (Gedung Sa’aba Amsir).
Ketua Panitia Pesta Sastra Pelajar Jakarta Selatan 2026, Dedy Tri Riyadi, mengatakan bahwa salah satu agenda yang menjadi bagian penting dalam kegiatan ini adalah Lomba Menulis Puisi, Lomba Menulis Cerpen, Lomba Baca Puisi Karya Penyair Ternama, Bazar Sastra dan Kumpul Komunitas Sastra Se-Jakarta Selatan.
“Kumpul Komunitas Sastra Se-Jaksel ini mengajak komunitas yang bergerak di bidang sastra untuk berkumpul dan menampilkan karya-karyanya di Festival Komunitas 2026. Komunitas juga dapat menampilkan performance anggotanya, membacakan profil komunitas, serta mengajak para pelajar untuk bergabung dan mengenal lebih dekat kegiatan komunitas sastra,” ujar Dedy.
Dedy menambahkan, komunitas sastra yang ingin berpartisipasi dalam Bazar Sastra diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu kepada panitia. “Komunitas sastra yang mau ikut harus mendaftar ke panitia,” tegasnya.
Selain menghadirkan komunitas sastra, Pesta Sastra Pelajar Jakarta Selatan 2026 juga memberikan ruang khusus bagi pelajar SMA dan sederajat melalui berbagai lomba sastra.
Para pemenang juara 1, 2, dan 3 akan memperoleh sertifikat serta hadiah berupa uang pembinaan. Pemenang lomba tingkat Jakarta Selatan selanjutnya akan dikirim untuk mengikuti kompetisi tingkat Provinsi pada 4 November 2026 dalam rangkaian Festival Sastra Jakarta 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM).
Pasar Buku dan Karya Sastra
Tora Kundera selaku Humas Lingkar Sajak menambahkan Dalam kegiatan Bazar Komunitas Sastra, materi yang ditampilkan dan diperjualbelikan secara khusus diarahkan pada buku-buku dan karya sastra.
Menurut Tora Kundera, ruang tersebut diperuntukkan bagi karya dan produk yang berkaitan dengan sastra.
Selain itu, kegiatan open mic dan pembacaan karya juga terbuka bagi komunitas sastra. Komunitas yang ingin tampil diharapkan berkoordinasi terlebih dahulu dengan panitia.
Panitia menegaskan bahwa open mic dan pembacaan karya tersebut ditujukan bagi komunitas sastra, bukan komunitas umum, agar agenda tetap sejalan dengan fokus Pesta Sastra Pelajar Jakarta Selatan 2026.
Mempertemukan Pelajar dan Komunitas Sastra
Ketua Lingkar Sastra Jakarta Selatan, Mustafa Ismail, menambahkan bahwasannya Pesta Sastra Pelajar Jakarta Selatan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antara pelajar dengan komunitas-komunitas sastra yang aktif di Jakarta Selatan.
“Melalui Pasar Komunitas Sastra, pertunjukan, pembacaan karya, dan lomba pelajar, kegiatan ini membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal lebih jauh ekosistem sastra, menemukan ruang berekspresi, serta terlibat dalam kegiatan komunitas,” ujar Mustafa Ismail, M.Sn yang merupakan sastrawan dan mantan redaktur seni media nasional.

Tinggalkan Balasan