Peradah Bali Siap Cetak Pemimpin Muda Hindu Profesional dan Berintegritas
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah Indonesia) Bali menegaskan komitmennya menjadi wadah pembinaan generasi muda Hindu yang mampu melahirkan pemimpin profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai dharma.
Komitmen tersebut selaras dengan visi Peradah Indonesia sebagaimana tertuang dalam AD/ART, yakni “Menjadi pusat pergerakan generasi muda Hindu Indonesia berdasarkan dharma” dengan misi membentuk pemimpin muda Hindu yang profesional dan berintegritas.
Untuk mewujudkan visi tersebut, DPP Peradah Indonesia Bali masa bakti 2025–2028 mengusung visi daerah “Satya Bhakti Prabhu”, yang secara filosofis dimaknai sebagai kesetiaan dan pengabdian kepada pemimpin, negara, serta kebenaran tertinggi (dharma).
Ketua DPP Peradah Indonesia Bali, Ida Bagus Mahendra Sada Prabhawa, mengatakan pemuda Hindu tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini.
“Pemuda adalah pemilik masa depan. Melalui visi Satya Bhakti Prabhu, kami ingin memastikan setiap kader memiliki fondasi moral yang kuat sekaligus kompetensi profesional yang relevan. Kami siap membangun mentalitas kepemimpinan sejak dari tingkat kabupaten dan kota hingga mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar pria yang akrab disapa Gusde Mahendra.
ASN pada Dinas Kebudayaan Kota Denpasar itu menegaskan, Peradah Bali berkomitmen mencetak kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, jiwa pengabdian, serta kepedulian terhadap kemajuan umat Hindu dan bangsa Indonesia.
Komitmen tersebut didukung oleh kepengurusan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah Indonesia di seluruh Bali yang dihuni kalangan akademisi, aparatur sipil negara, penyuluh agama, wirausaha, hingga tokoh muda di masing-masing daerah.
Di antaranya Dr. I Made Pasek Subawa (Denpasar), I Kadek Dwi Mahendra Putra (Gianyar), Putu Sasmita Eka Savitri (Klungkung), I Wayan Pasek Budiasa (Karangasem), I Nyoman Diana (Bangli), Made Teja Artha Sakti Sukma (Buleleng), A.A. Bagus Hendra Sugihantara Putra (Jembrana), I Gede Made Bayu Mertha Putra (Tabanan), dan I Komang Bayu Wijaya sebagai Pejabat Sementara Ketua DPK Badung.
Menurut Gusde Mahendra, kekuatan sumber daya manusia tersebut menjadi modal penting bagi Peradah Bali untuk menyiapkan kader yang mampu berkiprah sebagai pemimpin, baik di bidang pemerintahan, politik, pendidikan, dunia usaha, maupun organisasi kemasyarakatan.
Ia juga menilai Peradah Bali memiliki rekam jejak panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh yang kini menduduki posisi strategis, di antaranya Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, serta Anggota DPD RI Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.
Sebagai implementasi dari proses kaderisasi tersebut, DPP Peradah Indonesia Bali akan menggelar Pendidikan Kepemimpinan Madhyama Nayaka Provinsi Bali pada akhir 2026.
Program pendidikan kepemimpinan tingkat menengah itu dirancang untuk memperkuat kapasitas manajerial, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta spiritualitas kader agar siap menjadi pemimpin muda Hindu yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Bali maupun Indonesia.
Reporter: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan