DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG – Penyelenggaraan 22nd AKF Senior Championships 2026 di Bali menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Kehadiran lebih dari 400 atlet, ofisial, dan delegasi dari 33 negara tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga tingkat tinggi, tetapi juga membuka ruang promosi Bali kepada komunitas internasional.

Baca juga :  Diikuti 400 Atlet dari 33 Negara, Gubernur Koster Buka Kejuaraan Karate Asia di Bali

Sport tourism kini menjadi salah satu sektor yang terus berkembang karena mampu menggabungkan aktivitas olahraga dengan pengalaman wisata, budaya, dan ekonomi lokal. Bali dinilai memiliki modal kuat untuk terus berkembang sebagai lokasi penyelenggaraan event internasional.

Baca juga :  Diikuti 400 Atlet dari 33 Negara, Gubernur Koster Buka Kejuaraan Karate Asia di Bali

Pelaksanaan Kejuaraan Karate Asia memperlihatkan kesiapan Bali dari sisi fasilitas, konektivitas, akomodasi, hingga pengalaman penyelenggaraan acara berskala global.

Ketua Umum PB FORKI Hadi Tjahjanto menilai Bali merupakan lokasi ideal karena mampu menghadirkan pengalaman yang lengkap bagi peserta melalui kombinasi keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat.

Baca juga :  Diikuti 400 Atlet dari 33 Negara, Gubernur Koster Buka Kejuaraan Karate Asia di Bali

Selain menghadirkan pertandingan, ajang ini juga memberi dampak positif terhadap sektor pendukung seperti hotel, transportasi, kuliner, dan pelaku usaha lokal.

Melalui event seperti ini, Bali semakin memperkuat posisinya bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat penyelenggaraan sport tourism internasional.