Porjar Bali 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 8.585 Atlet Pelajar dari 9 Kabupaten/Kota
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Jumat (5/6/2026). Gubernur Bali Wayan Koster yang berhalangan hadir diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia.
Pembukaan Porjar Bali 2026 berlangsung meriah dan ditandai dengan pelepasan balon serta burung merpati sebagai simbol semangat sportivitas, persatuan, dan harapan lahirnya atlet-atlet muda berprestasi. Kegiatan ini menjadi ajang olahraga pelajar terbesar di Bali yang mempertemukan atlet terbaik dari sembilan kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia mengatakan bahwa Porjar merupakan sarana penting untuk mengevaluasi hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan oleh masing-masing kabupaten dan kota. Selain itu, ajang ini juga menjadi wadah pencarian bibit atlet potensial yang dipersiapkan untuk berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Porjar bukan sekadar kompetisi untuk meraih medali, tetapi juga menjadi wahana pembentukan karakter generasi muda. Melalui ajang ini, kami berharap lahir atlet-atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan integritas,” ujar Wesnawa.
Porjar Bali 2026 mengusung tema ‘Bangun Atlet Berprestasi dan Berkarakter Menuju SDM Bali Unggul untuk Indonesia’. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, serta sikap saling menghormati dalam setiap proses pembinaan olahraga pelajar.
Sebanyak 8.585 peserta ambil bagian dalam Porjar tahun ini. Jumlah tersebut terdiri atas 7.291 atlet, 817 pelatih, dan 477 ofisial yang berasal dari sembilan kabupaten/kota di Bali. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme dan komitmen daerah dalam mengembangkan olahraga prestasi sejak usia pelajar.
Kontingen Kota Denpasar menjadi yang terbesar dengan mengirimkan 1.548 atlet, disusul Kabupaten Badung sebanyak 1.523 atlet dan Kabupaten Buleleng 1.112 atlet. Selanjutnya Kabupaten Tabanan mengirimkan 706 atlet, Klungkung 675 atlet, Gianyar 619 atlet, Karangasem 427 atlet, Jembrana 357 atlet, dan Bangli 324 atlet.
Pada Porjar Bali 2026, sebanyak 44 cabang olahraga dipertandingkan, terdiri dari 40 cabang olahraga resmi dan empat cabang olahraga eksibisi. Pelaksanaan pertandingan melibatkan kerja sama antara Disdikpora Provinsi Bali dengan pengurus provinsi masing-masing cabang olahraga guna memastikan kompetisi berjalan profesional, adil, dan berpihak pada pengembangan atlet pelajar.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk bertanding secara sportif dan menjadikan Porjar sebagai momentum mempererat persaudaraan antarpelajar se-Bali. Menang atau kalah adalah hal biasa, namun karakter dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi bekal berharga untuk masa depan,” kata Wesnawa.
Melalui Porjar Bali 2026, Pemerintah Provinsi Bali berharap lahir lebih banyak atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan