DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Presiden Prabowo Subianto berpeluang hadir membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 pada 13 Juni 2026.

Koster mengatakan peluang itu muncul seiring rencana kunjungan Presiden ke Bali dalam agenda persiapan Pulau Dewata sebagai pusat keuangan dunia.

Hal tersebut disampaikan Koster memberikan arahan dalam Rapat Pleno PKB ke-48 di Kantor Gubernur Bali, Selasa (12/5/2026).

Koster mengatakan beberapa waktu lalu dirinya sempat dihubungi Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan terkait rencana kedatangan Presiden Prabowo ke Bali.

Koster mengatakan agenda presiden ke Bali terkait pengembangan Bali sebagai pusat keuangan global.

Baca juga :  Putri Koster: Stan IKM Bali Bangkit dan UMKM Kuliner PKB 2026 Gratis Tanpa Biaya

“Kalau misalkan beliau jadi ke Bali dan bisa kita sinkronkan, mudah-mudahan tanggal 13 Juni itu bisa sekaligus membuka PKB,” kata Koster.

Koster juga meminta semua pihak untuk bersiap-siap jika Presiden Prabowo hadir membuka pesta kebudayaan terbesar di Indonesia tersebut.

Namun, Koster juga menyiapkan skenario lain apabila Presiden berhalangan hadir secara langsung.

“Kalau beliau tidak memungkinkan hadir pribadi, mungkin nanti menugaskan menteri untuk hadir. Kita dalam posisi siap siapa pun yang ditugaskan Presiden membuka PKB,” ujarnya.

Koster mengungkapkan dirinya telah menugaskan Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Bali Ida Bagus Alit Surya terbang ke Jakarta menyampaikan undangan hadir dan membuka PKB kepada Presiden Prabowo.

Baca juga :  Koster Ungkap Capaian PKB 2026, Pengunjung Meningkat dan Omzet Pameran Tembus Rp16 Miliar

“Kami sangat berharap Bapak Presiden bisa hadir dalam kesempatan membuka Pesta Kesenian Bali,” ungkap Koster.

Adapun Kadis Kebudayaan Bali Ida Bagus Alit Suryana telah bertolak ke Jakarta untuk secara resmi menyampaikan surat undangan kepada Presiden Prabowo Subianto agar membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 pada Juni 2026.

Dia bertolak ke Jakarta pada Selasa (5/5/2026) dengan satu agenda yaitu menyampaikan surat undangan ke Istana Presiden.

Adapun PKB 2026 akan mengambil tema ‘Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha’ yang dimaknai pemulian jiwa manusia menuju paripurna, jernih, dan suci.

Baca juga :  Menteri PU Setujui Pembangunan Shortcut Singaraja-Mengwitani Senilai Rp 773 M

Terdapat 10 kegiatan pokok selama PKB dilaksanakan, dimulai dari Peed Aya atau pawai di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi, Renon, Denpasar pada 13 Juni 2026.

Pawai ini akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota dan menjadi penanda dimulainya gelaran pesta kesenian tersebut.

Di samping Peed Aya, kegiatan pokok lainya yaitu Kandarupa, Rekasadana, Utsawa, Kriyaloka, Wimbakara, Widyatula, Adi Sewaka Nugraha, Jantra Tradisi Bali, dan Bali Word Culture Celebration.

Seluruh kegiatan akan digelar selama hampir satu bulan dari 13 Juni hingga 11 Juli 2026.

Reporter: Agus Pebriana