DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR — Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) terus mendorong pelaksanaan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan secara optimal dan humanis.

Hal ini ditegaskan melalui kunjungan kerja Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Drs. Mashudi, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Minggu (12/04/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dirjenpas didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah.

Rombongan meninjau langsung sejumlah fasilitas, termasuk area dapur serta kegiatan Bimbingan Kerja (Bimker) yang menjadi bagian penting dalam program pembinaan kemandirian warga binaan.

Baca juga :  Cegah Penggunaan Narkoba, Lapas Kerobokan Lakukan Tes Urine ke Pegawai dan Warga Binaan

Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menyambut kunjungan tersebut dan memaparkan berbagai program pembinaan yang telah berjalan.

Ia juga menunjukkan sejumlah produk unggulan hasil karya warga binaan sebagai bukti nyata peningkatan keterampilan dan produktivitas.

“Kami pastikan warga binaan memiliki keahlian yang kompetitif sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Baca juga :  Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Kerobokan Kumpulkan 22 Kantong Darah

Dirjenpas Mashudi menegaskan bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan.

Menurutnya, program pembinaan yang berjalan baik akan mendukung proses reintegrasi sosial secara lebih efektif.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak dasar warga binaan, termasuk layanan makanan, kesehatan, dan kegiatan pembinaan yang layak.

Baca juga :  Ramadan Penuh Berbagi, Lapas Kerobokan Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan

“Kami ingin memastikan seluruh proses pemasyarakatan berjalan sesuai prinsip humanis, sehingga warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan lebih siap dan produktif,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Ditjenpas dalam memastikan seluruh satuan kerja pemasyarakatan menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan bagi warga binaan di seluruh Indonesia.

Editor: Agus Pebriana