Satu Warga Binaan Lapas Kerobokan Terima Remisi Hari Raya Imlek
DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/2/2026) menjadi momentum refleksi sekaligus harapan baru bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Kerobokan.
Pada peringatan Imlek tahun ini, satu orang warga binaan penganut agama Konghucu menerima Remisi Khusus Hari Raya sebagai bentuk apresiasi atas perubahan perilaku yang signifikan selama menjalani masa pembinaan.
Penyerahan remisi berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, I Wayan Putu Sutresna.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama tujuh warga binaan lainnya di vihara lapas sebagai bagian dari pemenuhan hak spiritual.
Suasana perayaan semakin semarak dengan pagelaran barongsai yang sarat makna simbolik, melambangkan pengusiran energi negatif sekaligus pembawa keberuntungan.
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni keagamaan, tetapi juga wujud integrasi pembinaan yang memadukan penghormatan terhadap keyakinan dengan penghargaan atas kepatuhan terhadap aturan hukum.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata penguatan nilai toleransi di lingkungan pemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi momen penting untuk memperkuat karakter dan semangat perubahan warga binaan.
“Imlek 2577 Kongzili adalah waktu memperkuat tekad. Kami berharap semangat Kuda Api, filosofi Barongsai, serta remisi ini memacu warga binaan bertransformasi menjadi pribadi bermanfaat,” ujar Hudi Ismono.
Ia berharap filosofi Tahun Kuda Api, semangat kebersamaan dalam persembahyangan, serta pemberian remisi dapat memotivasi warga binaan untuk terus bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan