PDAM Jember Beri Kemudahan, Hapus Tiga Jenis Denda bagi Pelanggan Sampai Agustus
DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Perumdam Tirta Pandalungan Jember meluncurkan program pemulihan layanan air dengan menghapus denda pelanggan, demi mendorong keterjangkauan dan peningkatan jangkauan layanan.
Langkah ini menyasar ribuan pelanggan lama yang selama ini terputus aksesnya akibat berbagai kendala administrasi maupun pelanggaran teknis.
Program ini berlaku untuk pelanggan yang menunggak atau mengalami pemutusan layanan sejak 2021 hingga 2025, dengan peluang perluasan hingga tahun-tahun sebelumnya.
Manajemen membuka relaksasi berupa pembebasan tiga jenis biaya: denda penyambungan, sanksi pelanggaran teknis, serta biaya balik nama pelanggan.
Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan daerah dalam memperluas basis layanan air bersih secara berkelanjutan.
“Target jumlah pelanggan harus kami capai tahun ini. Maka kami buka jalan bagi yang pernah terputus,” ujar Sri Purnomo, Humas dan SDM PDAM, Rabu (19/6).
Menurut Sri, pelanggan lama yang sudah disanksi kini bisa kembali menikmati layanan tanpa perlu menanggung beban denda yang selama ini mengganjal.
“Kami optimalkan sumber daya internal agar para pelanggan tahu dan memanfaatkan kesempatan ini. Sosialisasi akan dilakukan langsung ke rumah,” tambahnya.
Sri juga menjelaskan, pembebasan denda ini bukan tanpa risiko, karena perusahaan telah menghitung potensi kehilangan pendapatan hingga miliaran rupiah.
Perkiraan kerugian mencapai Rp4 miliar jika semua pelanggan memanfaatkan program tersebut, termasuk kerugian dari denda pelanggaran teknis.
Salah satu pelanggaran yang umum terjadi adalah penyambungan ilegal oleh pelanggan setelah meteran resmi dilepas oleh petugas PDAM.
“Kami temui pelanggan yang membuka kunci sendiri lalu menyambung pipa air tanpa izin. Itu pelanggaran berat,” kata Sri menjelaskan situasi di lapangan.
Meski demikian, pihak PDAM tetap memilih fokus pada pemulihan hubungan dengan pelanggan dibanding mengejar denda sebagai pendapatan jangka pendek.
Ke depan, PDAM berharap program ini mampu memperkuat hubungan dengan warga dan mendukung pencapaian layanan air bersih yang lebih merata.

Tinggalkan Balasan