DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember bersama PT PLN memulai penanaman tiang listrik pertama di Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kamis (5/6/2025).

Kegiatan ini digelar di kawasan Taman Nasional Meru Betiri dan dihadiri langsung oleh jajaran PLN serta Bupati Jember, Muhammad Fawait.

Manager PT PLN UP3 Jember, Alimuddin, menyebutkan akan ada 220 tiang listrik yang didirikan di jalur sepanjang 11 kilometer.

Baca juga :  Persembahan Jember Fashion Carnival untuk Indonesia, dari Jember untuk Dunia

Tiang-tiang tersebut akan menjangkau hingga ke Pantai Bandealit, wilayah yang selama ini belum sepenuhnya teraliri listrik.

General Manager PLN Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, berharap warga aktif berdoa untuk kelancaran proyek penting ini.

“Mohon jaga aset kami. Tolong bantu agar tidak diganggu oknum yang menghambat aliran listrik,” ujarnya di lokasi acara.

Baca juga :  Menjelang Iduladha, 35 Titik Penjualan Hewan Kurban di Jember Disidak Petugas

Ia menambahkan bahwa sistem listrik yang digunakan bersifat pascabayar, bukan prabayar berbasis pulsa seperti biasanya.

“Bantu kami juga dengan disiplin membayar tagihan listrik. Semoga warga sudah bisa menikmati lampu sebelum Agustus,” imbuhnya.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pemerintah telah mengusulkan 7.000 titik tiang listrik.

“Ini bukan sekadar pembangunan, tapi bentuk kolaborasi antara kabupaten, provinsi, dan pusat,” ujarnya.

Baca juga :  Kementerian Kebudayaan Apresiasi Jember Fashion Carnaval, Ikon Budaya Indonesia di Mata Dunia

Fawait menyebutkan bahwa dana pembangunan mencapai Rp 1 triliun sebagai bukti keseriusan pemerintah.

Ia menambahkan bahwa membangun Jember membutuhkan sinergi banyak pihak, bukan hanya peran satu institusi.

Pemasangan tiang listrik ini diharapkan mempercepat pemerataan akses listrik hingga pelosok Kabupaten Jember. (ADV)