DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Dua mahasiswa ITB STIKOM Bali yang menempuh jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) mendapatkan pengakuan SKS hampir sempurna diatas sembilan puluh SKS.

Kedua mahasiswa masing-masing, I Putu Augi Oka Adiana mendapatkan pengakuan 99 SKS. Ia mengambil prodi S1 Sistem Informasi. Sedangkan, Ni Putu Sintya Adnyani Putri mengadapatkan pengakuan 95 SKS. Ia juga mengambil prodi S1 Sistem Informasi di ITB STIKOM Bali.

Baca juga :  Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

Direktur Pengembangan Akademik dan Perpustakaan ITB STIKOM Bali Gde Sastrawangsa, ST., MT mengatakan, RPL menjadi pengakuan atas pencapaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, informal maupun pengalaman kerja.

“Kedua mahasiswa itu mendapatkan pengakuan nilai SKS hampir sempurna. Kalau normalnya masa studi
Progra studi 4 tahun, tetapi dengan jalu RPL program S1 dapat ditempuh selama 1,5 tahun,” kata Sastrawangsa, Minggu, 12 Januari 2025.

Baca juga :  Pengabdian Masyarakat: Dosen ITB STIKOM Bali Beri Pelatihan IRT di Gianyar

Ia mengatakan, kedua mahasiswa itu memiliki pengalaman yang sangat mendukung untuk dikonversi menjadi jumlah SKS yang tinggi.

Pengalaman kerja itu, kata Sastrawangsa, juga harus relevan dengan program studi yang dituju. Selain itu, calon mahasiswa jalur RPL harus menyediakan dokumen pendukung seperti portofolio, sertifikat pelatihan, surat rekomendasi dari atasan, dan dokumen lain yang relevan.

Baca juga :  Ribuan Mahasiswa ITB STIKOM Bali Ikuti Kuliah Industri, Kemenkominfo: Per Tahun, Indonesia Butuhkan 9 Juta Talenta Digital

“Dokumen-dokumen tersebut akan dievaluasi secara komprehensif oleh tim Asesor RPL di ITB STIKOM Bali,” ujarnya.

Editor: Agus Pebriana