Revitalisasi Kawasan Kota Lama Kesawan Medan Rampung
DIKSIMERDEKA.COM, MEDAN – Revitalisasi Kawasan Kota Lama Kesawan Medan yang dilakukan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP) telah rampung. Melalui revitalisasi ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian disekitar kawasan tersebut.
Direktur Jenderal Cipta Karta Diana Kusumastuti menjelaskan revitalisasi Kawasan Kota Lama Kesawan ini mencakup penataan jalur pedestrian, penataan lansekap, penggantian lapisan permukaan jalan, penataan cahaya, penataan saluran drainase dan pembangunan saluran jaringan utilitas terpadu (SJUT).
“Dengan demikian, kawasan Kesawan kini menawarkan wajah baru yang memadukan unsur sejarah dengan kenyamanan fasilitas modern,” terangnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan penataan kawasan ini merupakan upaya untuk mengembalikan kejayaan Kesawan sebagai pusat perdagangan dan kebudayaan di Kota Medan, sekaligus menyediakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan.
Kesawan merupakan salah satu kawasan tertua di Medan, dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Terdapat sejumlah bangunan bersejarah yang merupakan ikon penting mencerminkan kejayaan masa lampau.
Misalnya, Gedung Warenhuis merupakan pusat perbelanjaan pertama di Medan. Kemudian Gedung London Sumatera, yang dulunya berfungsi sebagai kantor perusahaan perkebunan Inggris, kini telah direstorasi sebagai bagian dari proyek revitalisasi ini.
“Revitalisasi Kesawan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mengembangkan program-program budaya dan ekonomi yang berkelanjutan. Festival kuliner, pameran seni, dan kegiatan komunitas akan menjadi bagian dari agenda rutin di kawasan ini, memberikan ruang bagi masyarakat dan wisatawan untuk berinteraksi dan menikmati kekayaan budaya Medan”, katanya.
Dengan selesainya revitalisasi ini, diharapkan Kawasan Kota Lama Kesawan dapat menjadi ikon wisata heritage Kota Medan. Hal ini membuktikan bagaimana sinergi antara pelestarian sejarah dan pengembangan modernisasi dapat menciptakan ruang publik yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan