DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pasangan bakal calon Gubernur Bali, Wayan Koster bersama wakilnya Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) menjalani tes kesehatan di RS Bali Mandara, Minggu (1/9/24) pagi. Wayan Koster mengaku telah mempersiapkan diri sesuai arah pihak rumah sakit dan minum ramuan.

“Sudah dipersiapkan. Mengikuti arahan pihak rumah sakit untuk puasa selama 8 jam. Astungkara selalu fit, karena minum ramuan juga,” kata Wayan Koster saat memberikan keterangan pers.

Gubernur Bali periode 2018-2023 ini memang memiliki kesehatan prima, selama 5 tahun memimpin Bali diketahui ia tidak pernah sakit meski bekerja siang dan malam. Di banyak kesempatan sebelumnya, mantan anggota DPR RI tiga periode ini mengaku selalu fit berkat selalu menjaga kesehatan dan rutin minum kopi campur arak.

Baca juga :  NasDem Bali Komitmen Dukung Pemerintah Koster-Giri

Sementara itu, Giri Prasta mengaku persiapan dilakukan dengan mengatur pola makan dan berolahraga angkat beban. Mantan Bupati Badung ini diketahui memiliki mini gym di rumahnya. Ia dan anaknya gemar melalukan olah raga angkat beban.

“Persiapan kami tentu mengatur pola makan, olahraga dengan disiplin yang kuat. Astungkara selalu sehat,” katanya.

Baca juga :  Uji Publik di Unud, Koster-Giri Disambut Antusias Mahasiswa

Bagi Koster-Giri, tes kesehatan sebagai bakal calon kepala daerah bukan hal baru. Koster sudah pernah menjalani ketika maju di Pilgub Bali 2018 silam dan Giri sudah dua kali berlaga di Pilgub Badung yakni tahun 2015 dan 2020. 

Sesuai peraturan KPU, pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) dan Made Muliawan Arya-Putu Agus Suradnyana (De Gadjah-PAS) akan menjalani tes kesehatan selama dua hari (1-2 September 2024) di RS Bali Mandara.

Baca juga :  Perlu Dilembagakan, Koster-Giri Komit Bangun Institut Adat Bali

Dirut RSUD Bali Mandara, dr. Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, M.Kes menjelaskan pemeriksaan ini melibatkan 46 dokter spesialis dan subspesialis. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Pemeriksaan ini berlangsung selama sekitar 10 jam dan mencakup evaluasi kesehatan jasmani, rohani, serta tes psikologi dan IQ.

“Saya tidak bisa sebut satu persatu, yang pasti pemeriksaan kesehatan jasmani rohani. Jasmani dari ujung rambut sampai ujung kaki, termasuk gula kira periksa. Ada psikotes juga,” ujar dr. Putra Dharma Jaya. (*jul)