Pj Gubernur Bali Hadiri Entry Meeting BPK RI
DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menghadiri Entry Meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah sekaligus koordinasi pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, bertempat di Auditorium Gedung Tower BPK RI Pusat, Jakarta, Jumat (08/03/2024).
Pimpinan Pemeriksaan KN VI BPK RI Pius Lustrilanang mengatakan acara ini merupakan proses awal dalam memulai pemeriksaan atas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan, serta kesiapan pemerintah daerah bersangkutan.
Entry meeting merupakan bentuk komunikasi awal antara BPK selaku pemeriksa dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang akan diperiksa dengan tujuan untuk mewujudkan kesamaan persepsi terhadap proses serta pelaksanaan pemeriksaan.
“LKPD merupakan perwujudan akuntabilitas dan keterbukaan dalam penggunaan anggaran negara sekaligus menunjukkan prestasi kerja dalam penggunaan anggaran,” tukasnya.
Terlebih menurutnya, ada Rp 873,75 triliun dana pusat yang diberikan ke daerah-daerah dalam berbagai bentuk mulai dari dana bagi hasil, alokasi umum hingga dana desa. “Agar pengelolaan dana ini benar-benar digunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia pun berharap pimpinan lembaga dan daerah bisa bersinergi maksimal dan berkomunikasi efektif serta menyediakan database atau aplikasi pendukung pelaksanaan pemeriksaan nantinya.
Pemprov Bali sendiri telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sepuluh kali berturut-turut dari BPK. Menurut Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya, opini WTP bukan tujuan akhir. Namun, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah menjadi tujuan utama.
“Kami bertekad, berupaya dan berharap agar opini WTP tersebut tetap berlanjut dan dapat dipertahankan,” kata Mahendra Jaya saat memberikan sambutan pada acara Entry Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun anggaran 2023 di Denpasar belum lama ini.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan