DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Rektor Universitas Udayana, Prof. Ngakan Putu Gede Suardana resmi membuka International Conference on Science, Technology and Applications of Additive Manufacturing (ISTA-AM), bertempat di Ruang Batukaru, Kamis (04/01/2023).

Dalam kesempatan itu, rektor mengucapkan selamat datang dan ber terima kasih kepada seluruh partisipan baik sebagai pembicara maupun peserta yang telah hadir dan berbagai latar belakang ilmu pengetahuan dan pengalaman dalan konferensi ini.

Baca juga :  FIB Unud Lepas 125 Calon Wisudawan Pada Periode Wisuda Ke-149

Rektor berharap pelaksanaan konferensi ini membawa manfaat dan menjadi informative bagi semua peserta.

Konferensi ini terselenggara atas kerjasama beberapa universitas di Indonesia dan luar negeri, diantaranya Oregon Institute of Technology (Amerika Serikat) dan National Taipe University of Technology (Taiwan).

Beberapa Universitas di Indonesia yang terlibat sebagai penyelenggara konferensi ini antara lain Universitas Trisakti, Universitas Bina Nusantara, Universitas Prasetya Mulya, dan tentunya Universitas Udayana yang dilaksanakan melalui Fakultas Teknik.

Baca juga :  Unud Terima Sertifikat Hak Pakai Aset Tanah di Jalan Uluwatu

Ketua ISTA-AM 2024, Prof. Arief Budiman, dari Oregon Institute of Techology, dalam kesempatan ini menyampaikan ada tiga aspek penting dari Additive Manufacturing (AM) yang akan menjadi agenda konferensi, diantaranya kemajuan ilmiah dan teknologi dalam penelitian AM secara global, peran AM dalam mengubah industri manufaktur dan dunia bisnis, serta bagaiama AM dapat mengubah cara Perguruan Tinggi/Universitas dalam melatih calon insinyur dalam dunia manufaktur.

Baca juga :  Meriahkan Dies Natalis 61, Unud Gelar Jalan Santai

Konferensi ini menghadirkan orang-orang penting yang mewakili berbagai komunitas yang saling terkait dalam bidang Additive Manufacturing, diantaranya dari dunia penelitian mutakhir yang menghadirkan para peneliti kelas dunia seperti dari Taipei Tech Taiwan, Prof. J.C. Wang.

Kemudian dari Oasaka University Jepang, dan Nayang National University, Singapura, dari Toyota Motor Manufacturing Indonesia mengenai dampak bisnis dan industri secara global, khususnya industi manufaktur di Indonesia.

Editor: Agus Pebriana