DIKSIMERDEKA.COM, SULTENG – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) kini meningkatkan status kasus ledakan tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) ke tahap penyidikan. Setidaknya 27 saksi telah diperiksa terkait ledakan maut tersebut.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono mengatakan 27 saksi yang diperiksa terdiri karyawan, korban, manajemen dan 2 orang saksi ahli pidana dan ketenagakerjaan. Namun usai pemeriksaan, belum ada tersangka yang ditetapkan

Baca juga :  Warga kembali Temukan Satu Jenazah Korban Terseret Arus Air Terjun Wera

“Hingga saat ini belum ada tersangkanya, tim gabungan masih akan melakukan pendalaman untuk menetapkan tersangka yang nantinya akan diumumkan pada gelar perkara berikutnya.” katanya dalam keterangannya di hadapan wartawan, Rabu (3/1/2024).

Baca juga :  Polda Sulteng Bedah Rumah Guru Ngaji di Kota Palu

Djoko Wienartono mengatakan selain memeriksa saksi, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Adapun korban tewas akibat ledakan tungku PT ITSS bertambah menjadi 21 orang, 38 orang masih dirawat.

“Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan hasil proses perkara yang telah dilakukan siang tadi. Tingkat perkaranya untuk eskalasi dari penyidikan ke tahap penyidikan,” kata Djoko
Dijelaskannya.

Baca juga :  Berkas Kasus Admin Toko Bangunan Diduga Tipu Bosnya Rp 500 Juta P.21

Diketahui tim penyidik telah melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut pada Rabu (3/1/2023). Hal ini didasari atas bukti-bukti, keterangan saksi, dan keterangan ahli yang dikolaborasikan sehingga penyidik menyimpulkan bahwa kasus tersebut layak untuk diselidiki atau dilanjutkan dengan penyelidikan.

Editor: Agus Pebriana